Gubernur Agustiar Sabran Buka Rakerda APDESI Kalteng 2026, Tegaskan Desa Kunci Kemajuan Kalimantan Tengah

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan sambutan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya. Gubernur menegaskan pentingnya peran desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah dan penggerak ekonomi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. Rabu (10/6/2026).

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyampaikan sambutan saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya. Gubernur menegaskan pentingnya peran desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah dan penggerak ekonomi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. Rabu (10/6/2026).

1tulah.com, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan bahwa desa merupakan fondasi utama pembangunan daerah saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Kalimantan Tengah Tahun 2026, yang dirangkai dengan dialog interaktif di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (10 Juni 2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Kalimantan Tengah dan pencapaian visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kemajuan desa serta peran aktif para kepala desa sebagai ujung tombak pembangunan.

“Desa adalah fondasi utama kemajuan daerah. Kemajuan Kalimantan Tengah ditentukan oleh keberhasilan pembangunan desa,” tegas Agustiar Sabran.

Menurut Gubernur, berbagai program strategis pemerintah pusat maupun daerah hanya akan berjalan efektif apabila didukung oleh pemerintahan desa yang kuat, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Keberhasilan berbagai program strategis pemerintah sangat bergantung pada dukungan dan peran aktif kepala desa dalam pelaksanaannya, sehingga seluruh program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Desa Didorong Menjadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Gubernur juga mendorong seluruh pemerintah desa di Kalimantan Tengah untuk terus berinovasi dan mengoptimalkan potensi lokal guna memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Kasus Ijazah Jokowi: Dokter Tifa Mengaku Optimis Eksepsinya Diterima Majelis Hakim

Ia menilai desa memiliki peluang besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui pengembangan sektor unggulan, pemberdayaan masyarakat, dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

“Desa perlu memperkuat kemandirian ekonomi melalui pengembangan inovasi dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong kesejahteraan warga desa,” pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih Dukung Pemerataan Ekonomi

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia Ahmad Zabadi menyampaikan bahwa Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan implementasi Asta Cita Presiden dalam membangun ekonomi dari desa.

Menurutnya, koperasi desa menjadi instrumen penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

“Koperasi Desa Merah Putih adalah implementasi komitmen pemerintah untuk mendorong pemerataan ekonomi dan mengurangi kemiskinan melalui pembangunan berbasis desa,” tutur Ahmad.

Ia menambahkan, desa harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi yang produktif sehingga dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

APDESI Perkuat Sinergi dan Kapasitas Pemerintahan Desa

Ketua DPD APDESI Kalimantan Tengah Seger Satria menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungan terhadap penyelenggaraan Rakerda APDESI Tahun 2026.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga Rapat Kerja Daerah APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 dapat terselenggara dengan baik,” katanya.

Baca Juga :  Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Seger berharap Rakerda APDESI menjadi momentum memperkuat organisasi, meningkatkan kapasitas pemerintahan desa, serta mempererat sinergi pembangunan antara pemerintah pusat, daerah, dan desa.

Diikuti 652 Kepala Desa Se-Kalimantan Tengah

Ketua Panitia Pelaksana Dematius melaporkan bahwa kegiatan Rakerda APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 diikuti oleh 652 kepala desa dari 13 kabupaten se-Kalimantan Tengah.

Menurutnya, forum ini bertujuan menyamakan persepsi, merumuskan rekomendasi kebijakan, memperkuat kapasitas aparatur desa, serta mempererat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa.

“Sinergi yang terbangun menjadi modal penting dalam memperkuat kapasitas pemerintahan desa dan mendorong percepatan pembangunan desa di Kalimantan Tengah,” ungkap Dematius.

Melalui Rakerda APDESI 2026 ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera sebagai bagian dari upaya mencapai Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah, Anggota DPD RI Siti Aisyah, sejumlah bupati dan wakil bupati se-Kalimantan Tengah, serta kepala perangkat daerah terkait.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!
Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Senin, 20 Juli 2026 - 06:53 WIB

Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:48 WIB

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Berita Terbaru