Polisi Lombok Tengah Tangani Dua Kasus Kekerasan ke Santri

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Polres Lombok Tengah tengah menangani dua kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan pondok pesantren di wilayah Lombok Tengah.

Kasus tersebut meliputi dugaan pembakaran terhadap santri dan dugaan kejahatan seksual yang melibatkan seorang guru pesantren.

Kepala Seksi Humas Polres Lombok Tengah, Lalu Brata Kusnadi, mengatakan kasus pertama terjadi di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Batukliang.

Peristiwa yang dilaporkan terjadi pada Desember 2025 itu melibatkan tiga santri sebagai korban, dengan dua korban mengalami luka berat dan satu korban meninggal dunia saat menjalani perawatan.

Baca Juga :  Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Menurut polisi, terduga pelaku dalam kasus tersebut merupakan teman para korban.

Hingga kini, penyidik masih melakukan penyelidikan dan belum mengamankan pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Selain itu, Polres Lombok Tengah juga menangani kasus dugaan kejahatan seksual terhadap empat santri di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Pujut.
Dalam perkara ini, seorang oknum guru telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka sejak Mei 2026.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Pihak kepolisian menyatakan proses hukum terhadap kedua kasus tersebut akan dilakukan secara profesional.

Polisi juga menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan kepada korban serta mendorong pengawasan yang lebih ketat di lingkungan pendidikan guna mencegah terulangnya tindak kekerasan terhadap santri.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!
Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak
Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:37 WIB

Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:16 WIB

Datangi Kejagung Hari Ini, Hotman Paris Seret Nama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru