1TULAH.COM-Komitmen Pemerintah Pusat untuk terus memperkuat sektor pendidikan di tengah tantangan ekonomi global mendapat sambutan hangat dari daerah. Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Hj. Faridawaty Darland Atjeh, SE., MM., menyatakan dukungan penuh atas kebijakan anggaran yang tidak hanya dipertahankan, tetapi justru diperkokoh.
Langkah strategis pusat melalui program revitalisasi sekolah dan pembangunan Sekolah Rakyat dinilai sebagai angin segar bagi pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di wilayah berjuluk Bumi Tambun Bungai.
Pendidikan Sebagai Prioritas Utama Bangsa
Menurut Faridawaty, keputusan untuk memperkuat anggaran pendidikan mencerminkan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Ia menegaskan bahwa sektor ini merupakan fondasi utama dalam pembangunan nasional jangka panjang.
“Keputusan pemerintah pusat untuk tetap memperkuat anggaran pendidikan patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa sektor pendidikan benar-benar ditempatkan sebagai prioritas utama dalam pembangunan bangsa,” ujar Faridawaty di Palangka Raya, Sabtu (28/3/2026).
Sebagai legislator dari Fraksi Partai NasDem, ia melihat program revitalisasi sekolah akan membawa dampak signifikan bagi efektivitas proses belajar mengajar. Hal ini sangat relevan mengingat kondisi geografis Kalimantan Tengah yang luas, di mana fasilitas pendidikan di wilayah pelosok seringkali membutuhkan perhatian ekstra.
Fokus pada Pemerataan Fasilitas di Pedalaman Kalteng
Dalam fungsinya sebagai anggota Komisi III yang membidangi kesejahteraan rakyat, Faridawaty menekankan bahwa pembangunan pendidikan harus bersifat holistik. Baginya, peningkatan kualitas tidak hanya berhenti pada fisik bangunan.
Beberapa poin penting yang menjadi sorotan beliau meliputi:
-
**Kelayakan Sarana: ** Memastikan sekolah di pedalaman memiliki gedung yang aman dan nyaman.
-
Kualitas Tenaga Pendidik: Peningkatan kompetensi guru di seluruh wilayah Kalteng.
-
Fasilitas Penunjang: Ketersediaan alat peraga, perpustakaan, hingga akses teknologi bagi siswa.
“Sekolah yang layak dan nyaman tentu akan meningkatkan semangat belajar siswa. Ini sangat penting untuk mencetak generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tambahnya
Dampak Ekonomi Bagi Masyarakat Lokal
Menariknya, Faridawaty juga menyoroti sisi lain dari penguatan anggaran ini, yaitu efek domino ekonomi. Proyek revitalisasi dan pembangunan fasilitas sekolah diprediksi akan menggerakkan roda ekonomi di sekitar lokasi pembangunan.
Program ini diyakini mampu:
-
Menyerap Tenaga Kerja Lokal: Melibatkan masyarakat sekitar dalam proses konstruksi.
-
Meningkatkan Penjualan Material: Mendorong perputaran uang melalui pembelian bahan bangunan lokal.
-
Menghidupkan Sektor Jasa: Membuka peluang bagi penyedia jasa pendukung di daerah.
“Selain meningkatkan mutu pendidikan, program ini juga berdampak positif terhadap ekonomi masyarakat. Ada efek berantai yang sangat baik bagi daerah,” jelas tokoh perempuan Kalteng tersebut.
Harapan untuk Implementasi yang Tepat Sasaran
Menutup pernyataannya, Faridawaty berharap agar implementasi program ini di lapangan benar-benar transparan dan menjangkau wilayah-wilayah kritis, seperti daerah perbatasan dan kawasan yang selama ini minim fasilitas.
DPRD Kalimantan Tengah berkomitmen untuk melakukan pengawasan agar hak pendidikan yang berkualitas dapat dirasakan secara merata oleh seluruh anak-anak di Kalimantan Tengah tanpa terkecuali.
“Kami di DPRD tentu sangat mendukung kebijakan ini dan berharap pelaksanaannya benar-benar merata agar seluruh anak di Kalimantan Tengah memperoleh hak pendidikan yang sama dan berkualitas,” pungkasnya. (Ingkit)























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

