Legislator Kalteng Apresiasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera: Solusi Konkret Kesejahteraan Rakyat

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kalteng Noor Fazariah Kamayanti. Foto:Istimewa

Anggota Komisi II DPRD Kalteng Noor Fazariah Kamayanti. Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Noor Fazariah Kamayanti, memberikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng terkait penyaluran bantuan melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Program unggulan ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan sosial di seluruh wilayah Bumi Tambun Bungai.

KHBS: Menyentuh Langsung Kebutuhan Dasar Masyarakat

Menurut Kamayanti, kehadiran Kartu Huma Betang Sejahtera sangat krusial dalam meringankan beban ekonomi warga. Program ini dirancang untuk memberikan dukungan langsung kepada rumah tangga yang membutuhkan, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan secara instan.

“Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini sangat baik karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan,” ujar Kamayanti pada Selasa (17/3/2026).

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG 24 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Kota-Kota Ini

Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kapuas ini menambahkan bahwa bantuan tersebut diharapkan menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi global yang masih membayangi kesejahteraan daerah.

Pentingnya Akurasi Data dan Penyaluran Tepat Sasaran

Meski memberikan dukungan penuh, Kamayanti memberikan catatan penting terkait teknis pelaksanaan di lapangan. Ia mendorong agar Pemprov Kalteng memastikan penyaluran bantuan KHBS dilakukan secara merata dan tepat sasaran.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan. Beberapa poin utama yang disoroti meliputi:

  • Akurasi Pendataan: Verifikasi data penerima harus dilakukan secara ketat agar tidak terjadi tumpang tindih atau salah sasaran.

  • Pengawasan Melekat: Perlunya pengawalan dari tingkat pemerintah daerah hingga perangkat desa dan kelurahan.

  • Transparansi: Proses distribusi harus terbuka agar masyarakat yang benar-benar berhak mendapatkan manfaatnya.

Baca Juga :  Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

“Yang terpenting adalah pendataan harus akurat agar bantuan ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Sinergi untuk Dampak Nyata

Di akhir penyampaiannya, Kamayanti mengajak seluruh stakeholder untuk bersinergi. Menurutnya, keberhasilan program pemerintah tidak bisa dicapai tanpa kerja sama yang apik antara pemberi kebijakan dan pelaksana di tingkat akar rumput.

“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting agar program ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Dengan adanya pengawalan ketat dari legislatif, diharapkan program Kartu Huma Betang Sejahtera dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalteng menuju masa depan yang lebih sejahtera. (Ingkit)

Berita Terkait

Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham
Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan
SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!
Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto
Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?
Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Viral Wartawan Wanita Dihalau Polisi di Bundaran HI, Polda Metro Akui Petugas Kurang Paham

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Pemprov Kalteng Matangkan Ranperda RPPLH untuk Perkuat Perlindungan Lingkungan Berkelanjutan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:47 WIB

SE Mendagri Nomor 400.5/8545/SJ: Pemda Wajib Awasi Dapur Gizi di Daerah!

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Momen Hangat Hari Sumpah Pemuda: Presiden Prabowo Pimpin Pembacaan Ikrar Bersama Siswa SD Didampingi Titiek Soeharto

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:39 WIB

Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati

Berita Terbaru