Legislator Barito Utara Apresiasi Pameran Mushaf Al-Qur’an 156 Tahun, Dorong Pelestarian Naskah Kuno

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Sri Neni Trianawati

Foto Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Sri Neni Trianawati

1TULAH.COM, DPRD BARUT – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Sri Neni Trianawati, menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian naskah kuno yang digagas oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) Barito Utara. Ia menilai langkah tersebut penting dalam menjaga warisan sejarah dan budaya daerah agar tetap terjaga dan dapat dikenal oleh generasi mendatang.

Dukungan tersebut disampaikan seiring dengan pelaksanaan pameran naskah kuno di Gedung Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara, yang menampilkan mushaf Al-Qur’an tulisan tangan berusia 156 tahun. Kegiatan ini dinilai menjadi momentum edukatif sekaligus bentuk nyata pelestarian peninggalan bersejarah yang memiliki nilai tinggi.

Pameran yang berlangsung sejak 24 Februari hingga 13 Maret 2026 itu mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan, termasuk dari legislatif daerah. Sri Neni Trianawati menilai kegiatan ini sangat penting dalam rangka menjaga dan memperkenalkan warisan budaya kepada generasi muda.

“Saya sangat mengapresiasi langkah Dissiptaka yang tidak hanya menyimpan naskah kuno, tetapi juga berani menampilkannya ke publik. Ini adalah bentuk nyata pelestarian budaya yang patut didukung. Al Quran tulisan tangan 156 tahun yang ditulis oleh H.M. Tasin ini adalah bukti sejarah penyebaran Islam di Barito Utara yang tak ternilai harganya,” ujar Sri Neni, Jumat (6/3/2026).

Baca Juga :  Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Politisi perempuan ini juga menyoroti pentingnya peran keluarga dalam menjaga naskah kuno sebelum akhirnya diserahkan kepada pemerintah. Mushaf Al Quran bersejarah tersebut selama lebih dari satu abad dijaga secara turun-temurun oleh keluarga H.M. Tasin, dari anak, cucu, hingga cicit, sebelum akhirnya diserahkan oleh H. Afuw Anwar kepada Dissiptaka Barito Utara.

“Ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian warisan leluhur. Saya berharap semakin banyak keluarga yang terinspirasi untuk menyerahkan naskah-naskah kuno yang mereka miliki kepada pemerintah agar dapat dirawat dengan baik dan dipelajari oleh masyarakat luas,” tambahnya.

Selain Al Quran kuno, Sri Neni juga mengapresiasi ditampilkannya dua naskah khutbah Idul Fitri dan Idul Adha yang masing-masing telah berusia 93 tahun dan 83 tahun. Menurutnya, naskah-naskah tersebut memiliki nilai sejarah dan keilmuan yang tinggi.

Baca Juga :  Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

“Khutbah yang ditulis oleh H. Abdullah bin H.M Saleh dan H. Abdul Aziz bin H. Abdurrahim ini menunjukkan bahwa sejak dulu masyarakat Barito Utara sudah memiliki tradisi keilmuan yang kuat. Ini harus menjadi inspirasi bagi generasi sekarang,” tuturnya.

Sri Neni berharap ke depan pameran serupa dapat digelar secara rutin dan menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk pelajar dan mahasiswa. Ia juga mendorong Dissiptaka untuk mendigitalisasi naskah-naskah kuno tersebut agar tetap dapat diakses meskipun kondisi fisiknya rentan rusak.

“Saya akan mendorong di DPRD agar program pelestarian naskah kuno ini mendapatkan perhatian dan dukungan anggaran yang memadai. Ini adalah aset budaya yang tidak boleh hilang ditelan zaman,” tegasnya.(*)

Penulis : Yehezkiel

Editor : Apri

Berita Terkait

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian
Tajeri Usulkan Pengelolaan Pasar Barito Utara yang Mandiri dan Berorientasi pada Peningkatan PAD
80 ASN dan PPPK di Sekretariat DPRD Diajak Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba
Legislator Tajeri Imbau Masyarakat Extra Waspada saat Beraktivitas di Sungai Barito
DPRD Barito Utara Gelar Uji Publik Dua Ranperda Bersama Kementerian Hukum
Raperda 2026 Disetujui, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pengentasan Kemiskinan
Raperda 2026, Fraksi KIR Nyatakan Menerima Usulan Bupati Barito Utara
Mery Rukaini Dorong Penguatan Sinergi Penanganan Karhutla

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Reses Tajeri di Sei Rahayu II, Warga Sampaikan Keluhan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pertanian

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Tajeri Usulkan Pengelolaan Pasar Barito Utara yang Mandiri dan Berorientasi pada Peningkatan PAD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:36 WIB

80 ASN dan PPPK di Sekretariat DPRD Diajak Wujudkan Lingkungan Bebas Narkoba

Jumat, 25 September 2026 - 17:37 WIB

Legislator Tajeri Imbau Masyarakat Extra Waspada saat Beraktivitas di Sungai Barito

Selasa, 22 September 2026 - 13:43 WIB

DPRD Barito Utara Gelar Uji Publik Dua Ranperda Bersama Kementerian Hukum

Selasa, 22 September 2026 - 12:42 WIB

Raperda 2026 Disetujui, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pengentasan Kemiskinan

Senin, 21 September 2026 - 21:51 WIB

Raperda 2026, Fraksi KIR Nyatakan Menerima Usulan Bupati Barito Utara

Senin, 21 September 2026 - 13:41 WIB

Mery Rukaini Dorong Penguatan Sinergi Penanganan Karhutla

Berita Terbaru