Dekranasda Perkenalkan Batik Khas Barsel: Perpaduan Motif Ikan Channa dan Anggrek Hitam

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri didampingi Ketua Dekranasda Hj. Permana Sari, dan Wabup Khristianto Yudha serta Pj Sekda Dr. Ita Minarni saat memperkenalkan Batik Channa kepada masyarakat, Senin (16/3/2026). Foto. Alifansyah/1tulah.com

Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri didampingi Ketua Dekranasda Hj. Permana Sari, dan Wabup Khristianto Yudha serta Pj Sekda Dr. Ita Minarni saat memperkenalkan Batik Channa kepada masyarakat, Senin (16/3/2026). Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com, BUNTOK-Dalam upaya memperkuat budaya daerah, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah melaksanakan Soft Launching sekaligus memperkenalkan Batik Channa yang merupakan khas Barito di Aula Seketaris Daerah (Sekada) pada Senin (16/3/2026).

Acara launching tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Barsel Dr. H. Eddy Raya Samsuri didampingi Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Dr. Hj. Permana Sari, dan Wakil Bupati (Wabup) Khristianto Yudha serta Pj Sekda Dr. Ita Minarni.

Dalam sambutannya, Hj Permana Sari menyampaikan, bahwa peluncuran Batik Chana Barito tentu menjadi momen yang sangat membanggakan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Barsel, dimana sebuah karya budaya yang lahir dari kekayaan filosofi dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar peresmian sebuah produk kerajinan, namum ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam melestarikan warisan budaya, yang sejalan dengan pengakuan dunia melalui UNESCO yang menetapkan batik sebagai warisan budaya milik bangsa Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  37 Ribu Siswa Jadi Korban Keracunan MBG, Pengelola SPPG Bisa Terancam Jerat Pidana

Ia menerangkan, Batik Channa Barito terinspirasi dari ikan Channa yang hidup di Sungai Barito dipadukan dengan keindahan anggrek hitam yang tumbuh di hutan Kalimantan, serta aliran Sungai Barito yang menjadi bagian penting dan urat nadi dari kehidupan masyarakat Barsel.

“Melalui motif ikan channa ini, kita ingin menggambarkan tentang kehidupan masyarakat dan kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Barsel,” terangnya.

Ia menuturkan, Dekranasda Kabupaten Barsel akan terus berkomitmen untuk melakukan pembinaan serta pendampingan kepada para pengrajin batik lokal untuk terus berkembang dan berkreativitas dalam melestarikan budaya daerah.

“Kita berharap Batik Channa ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, namun juga dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Barsel,” tutur Hj. Permana Sari.

Sementara itu, Bupati H. Eddy Raya Samsuri mengapresiasi dan mendukung Dekranasda Barsel yang telah resmi melaunching Batik Channa Barito, dimana hal itu menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barsel dalam melestarikan kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas daerah dan menumbuhkan rasa bangga terhadap produk budaya lokal.

Baca Juga :  Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Ia mengatakan, Batik Channa Barito adalah salah satu simbol kekayaan budaya yang dimiliki daerah dan merupakan identitas daerah yang membawa nama Kabupaten Barsel semakin dikenal luas.

Selain itu, Bupati jug mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah daerah Barsel untuk turut menggunakan serta mempromosikan Batik Chana dalam berbagai kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal.

“Dengan menggunakan batik daerah, kita tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga memberikan dukungan nyata kepada para pengrajin batik dan pelaku ekonomi kreatif di daerah yang bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini,” kata Eddy Raya Samsuri. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran
Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas
Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026
Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour
Karhutla Kalteng Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, 645 Hotspot Terdeteksi
Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah
Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Karhutla Kalteng Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, 645 Hotspot Terdeteksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya, Targetkan Kuartil 9 dan 10

Berita Terbaru