1TULAH.COM-Eskalasi konflik di Timur Tengah mencapai titik didih baru. Iran kembali meluncurkan gelombang serangan balasan ke-28 ke wilayah pendudukan Israel pada Minggu malam (8/3/2026).
Operasi militer ini tercatat sebagai salah satu gempuran paling masif dan mematikan yang pernah dilakukan oleh Teheran sejauh ini.
Media di wilayah pendudukan melaporkan adanya reaksi keras serta gelombang protes besar dari warga setempat akibat dampak kerusakan yang ditimbulkan. Pasukan penyelamat dilaporkan mengalami hari yang sangat sibuk menyusul rentetan ledakan yang menghantam berbagai titik strategis.
Gempuran Masif: 20 Proyektil dalam Satu Fase
Berdasarkan dokumentasi warga yang beredar di kanal digital, sedikitnya terlihat 14 jejak peluncuran rudal yang tertangkap kamera. Namun, para pengamat militer meyakini jumlah sebenarnya jauh lebih besar, yakni lebih dari 20 proyektil yang dilepaskan dalam satu fase serangan tunggal.
Tren ini membuktikan bahwa kekuatan tempur Iran tidak melemah, melainkan menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan operasi-operasi sebelumnya. Tidak hanya menyasar wilayah pendudukan, laporan menyebutkan beberapa markas militer Amerika Serikat di kawasan regional juga menjadi target utama gempuran kali ini.
Penggunaan Teknologi Hulu Ledak Cluster pada Rudal Qadr
Salah satu aspek yang paling menarik perhatian para ahli militer dunia dalam serangan gelombang ke-28 ini adalah varian senjata yang digunakan. Laporan intelijen menyebutkan bahwa Iran kini melengkapi rudal jenis Qadr dengan teknologi hulu ledak cluster (bom curah).
Meski bukan pertama kalinya, pemakaian amunisi cluster pada tipe Qadr dikategorikan sebagai fenomena langka. Sebelumnya, teknologi pemecah ini lebih sering ditemukan pada varian rudal balistik jenis Khaybar dan Khorramshahr.
“Meskipun penggunaan rudal semacam itu tidak dapat diklaim sepenuhnya sebagai hal yang belum pernah terjadi sebelumnya, hal itu tentu dapat dikarakteristikkan sebagai hal yang tidak umum,” tulis media Iran, Tasnimnews, Selasa (10/3/2026).
Selain Qadr, Iran juga mengerahkan rudal Emad yang dikenal memiliki daya destruktif luar biasa. Rudal ini diketahui mampu menggendong hulu ledak berat dengan bobot mencapai sekitar satu ton per unitnya.
Pemicu Konflik: Respons Atas Gugurnya Pemimpin Revolusi
Langkah ofensif Teheran ini merupakan jawaban langsung atas kampanye militer besar-besaran yang dipicu oleh pihak Zionis dan Amerika Serikat. Konfrontasi memanas setelah insiden tragis pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, pada 28 Februari lalu.
Tragedi tersebut tidak hanya merenggut nyawa sang pemimpin, tetapi juga sejumlah komandan militer senior serta warga sipil dalam sebuah operasi serangan udara lawan yang menyasar titik-titik militer dan pemukiman di seluruh penjuru Iran.
Strategi Perlawanan: Kombinasi Rudal Balistik dan Drone
Angkatan Bersenjata Iran merespons agresi tersebut dengan operasi balasan yang terorganisir secara sistematis. Mereka membidik posisi strategis milik Amerika dan Israel yang tersebar di wilayah pendudukan maupun pangkalan regional.
Instrumen utama dalam perlawanan ini adalah kombinasi antara:
-
Gelombang Rudal Balistik: Termasuk varian Qadr, Emad, dan Khaybar.
-
Pesawat Tanpa Awak (Drone): Digunakan untuk mengalihkan sistem pertahanan udara lawan.
Hingga saat ini, situasi di lapangan masih sangat dinamis. Peluncuran proyektil dari wilayah kedaulatan Iran dilaporkan masih terus berlangsung, menandakan bahwa perang urat syaraf dan fisik di Timur Tengah belum akan mereda dalam waktu dekat. (Sumber:Suara.com)

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)

![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Simposium PT SMI di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/purbaya-pt-smi-225x129.jpg)








![Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Simposium PT SMI di Ayana Midplaza, Jakarta, Rabu (22/4/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/purbaya-pt-smi-360x200.jpg)









