Jelang Ramadhan, Satgas Pangan dan TPID Kalteng Sidak Pasar dan Distributor LPG di Kalteng

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan sidak harga, keamanan dan mutu pangan dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko.

Kegiatan sidak harga, keamanan dan mutu pangan dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko.

1TULAH.COM, Palangkaraya – Dinas Ketahanan Pangan Prov. Kalteng memimpin sidak ke pasar besar, pasar Kahayan, distributor LPG, dan Gudang Bulog Palangka Raya untuk memastikan ketersediaan pangan aman jelang Ramadan. Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, hadir dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Prov. Kalteng, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Prov.Kalteng, dan lintas sektor lainnya.

Sidak ini bertujuan menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di pasar kota Palangka Raya. Tim gabungan memastikan harga, keamanan, dan mutu pangan terjaga dengan baik, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang.

Staf Ahli Gubernur Prov.Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko, menyampaikan hasil pemantauan di gudang Bulog, stok pangan dipastikan aman untuk empat sampai enam bulan ke depan. Begitu juga dengan stok beras medium di pedagang besar yang terpantau cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga Ramadhan. Meski stok secara umum stabil, memberikan catatan khusus terhadap komoditas cabai rawit dan cabai merah yang mulai mengalami kenaikan harga cukup signifikan, yakni berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp120.000 per kilogram. Selain cabai, perhatian serius juga tertuju pada harga LPG 3 kilogram di tingkat pengecer, keprihatinannya atas harga gas subsidi yang mencapai Rp35.000 hingga Rp38.000 di wilayah kota Palangka Raya, bahkan menembus Rp50.000 sampai Rp60.000 di daerah pedalaman. “Sesuai arahan, kami ingin mendorong pemerintah kabupaten/kota agar dapat menciptakan inovasi kebijakan terkait penetapan harga di tingkat pengecer yang dihitung berdasarkan jarak angkut. Misalnya, dari pangkalan ke pengecer di desa A atau desa B memiliki standar harga yang jelas. Lebih lanjut mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi borong atau panic buying dan tetap berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan. Pemerintah Provinsi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga berencana menggelar pasar murah atau pasar penyeimbang guna menjaga stabilitas harga dan daya beli Masyarakat” tegasnya.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Ramadhan 1447 H di Palangka Raya, Pemprov Kalteng dan Kejati Hadir Bantu Warga

Selain itu menurut Plt. Kadis Ketahanan Pangan Prov. Kalteng Agus Candra menjelaskan, pihaknya memiliki tugas dalam pengawasan pangan segar. Namun, untuk komoditas tertentu juga terdapat regulasi tersendiri yang menjadi perhatian bersama lintas instansi. Kami dari dinas tentunya memahami regulasi yang ada dan akan memastikan suplai pangan, termasuk yang masuk dari luar pulau, serta memastikan stok yang tersedia di wilayah Kalimantan Tengah.  Menjelang awal Ramadan biasanya terjadi fluktuasi harga pada sejumlah komoditas. Namun kondisi tersebut dinilai wajar dan cenderung kembali stabil setelah Ramadan berjalan. Memang biasanya di awal Ramadan terjadi kenaikan, tapi setelah berjalan sekitar satu minggu, umumnya harga kembali normal. Meski demikian, pihaknya memastikan akan melakukan langkah antisipasi agar harga pangan menjelang Idulfitri tidak mengalami lonjakan signifikan. Kami akan memastikan menjelang Hari Raya Idulfitri maupun hari besar keagamaan lainnya, kenaikan harga tidak terlalu jauh dan tetap terkendali, tutupnya.(*)

Baca Juga :  Operasi Ketupat Telabang 2026 Diperkuat untuk Pengamanan Mudik dan Ramadan di Kalteng

Penulis : Yehezkiel

Editor : Apri

Berita Terkait

Program Kartu Huma Betang Sejahtera Resmi Disosialisasikan, Bantu Pendidikan dan Kesehatan Warga Kalteng
Gerakan Pangan Murah Kalteng: Ribuan Paket Sembako Disubsidi Jelang Idulfitri
Peluncuran E-Pahari Kalteng: Inovasi Digital Mudahkan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa ke Samsat
Waspada! Musim Kemarau 2026 Kalimantan Tengah Diprediksi Lebih Panjang, Risiko Karhutla Meningkat
Peredaran Narkoba di Ponton Palangka Raya Disorot GDAN, Desak Posko Terpadu Anti Narkoba Segera Dibentuk
Ketahanan Pangan Kalimantan Tengah Diperkuat, BPKP Sampaikan Laporan Strategis ke Gubernur
Penting! Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah untuk Cegah Perundungan dan Radikalisme
Penting! Penataan Kelembagaan BPBD Kalimantan Tengah Dipercepat

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:05 WIB

Program Kartu Huma Betang Sejahtera Resmi Disosialisasikan, Bantu Pendidikan dan Kesehatan Warga Kalteng

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:47 WIB

Gerakan Pangan Murah Kalteng: Ribuan Paket Sembako Disubsidi Jelang Idulfitri

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:34 WIB

Peluncuran E-Pahari Kalteng: Inovasi Digital Mudahkan Bayar Pajak Kendaraan Tanpa ke Samsat

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:13 WIB

Waspada! Musim Kemarau 2026 Kalimantan Tengah Diprediksi Lebih Panjang, Risiko Karhutla Meningkat

Senin, 9 Maret 2026 - 13:04 WIB

Peredaran Narkoba di Ponton Palangka Raya Disorot GDAN, Desak Posko Terpadu Anti Narkoba Segera Dibentuk

Senin, 9 Maret 2026 - 12:51 WIB

Ketahanan Pangan Kalimantan Tengah Diperkuat, BPKP Sampaikan Laporan Strategis ke Gubernur

Minggu, 8 Maret 2026 - 12:13 WIB

Penting! Pemprov Kalteng Atur Penggunaan Gawai di Sekolah untuk Cegah Perundungan dan Radikalisme

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:19 WIB

Penting! Penataan Kelembagaan BPBD Kalimantan Tengah Dipercepat

Berita Terbaru

W alias Y, tersangka penganiaya ayah kandung di Ampah, Kabupaten Barito Timur.(Foto : Humas Polres Barito Timur)

TAMIANG LAYANG

Pria di Ampah Aniaya Ayah Kandung dengan Badik, Pelaku Diamankan Polisi

Selasa, 10 Mar 2026 - 19:38 WIB