Pangan dan Emas Dorong Inflasi Kalteng Januari 2026 Naik Jadi Penentu

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ruang Vicon BPS Kalteng.

Foto Ruang Vicon BPS Kalteng.

1TULAH.COM, Palangkaraya – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah merilis Berita Resmi Statistik (BRS) yang mencakup tujuh indikator strategis, termasuk Indeks Harga Konsumen Januari 2026 dan Luas Panen serta Produksi Padi dan Jagung Tahun 2025. Data ini disampaikan oleh Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalimantan Tengah, M. Taufiqurrahman, melalui kanal YouTube resmi BPS, Senin (2/2/2026).

Rilis data ini memberikan gambaran kondisi sosial ekonomi Kalimantan Tengah, termasuk inflasi yang naik menjadi 4,09 persen year-on-year pada Januari 2026. Selain itu, data pertanian juga menunjukkan hasil yang positif, dengan luas panen dan produksi padi serta jagung yang meningkat pada tahun 2025.

Taufiqurrahman menjelaskan, pada Januari 2026 Kalimantan Tengah mengalami inflasi sebesar 0,38 persen secara month-to-month (m-to-m). Inflasi ini terutama dipicu oleh kenaikan harga pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 0,30 persen.

“Komoditas utama penyumbang inflasi antara lain daging ayam ras, emas perhiasan, ikan gabus, ikan nila, dan beras. Sementara itu, penurunan harga bawang merah dan cabai rawit turut menahan laju inflasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Secara year-on-year (y-on-y), inflasi Kalimantan Tengah tercatat sebesar 4,09 persen, dengan kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebagai penyumbang terbesar. Kenaikan tarif listrik serta harga emas perhiasan menjadi faktor dominan inflasi tahunan.

Dari sisi kesejahteraan petani, Nilai Tukar Petani (NTP) Kalimantan Tengah pada Januari 2026 tercatat sebesar 134,67, atau naik 0,06 persen dibandingkan Desember 2025.

“Kenaikan NTP didorong oleh meningkatnya indeks harga yang diterima petani, terutama dari komoditas gabah, karet, dan ayam ras pedaging,” ujar Taufiqurrahman.

Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) tercatat sebesar 140,39, atau meningkat 0,34 persen secara bulanan, menunjukkan perbaikan kinerja usaha sektor pertanian.

Pada sektor perdagangan luar negeri, nilai ekspor Kalimantan Tengah periode Januari–Desember 2025 tercatat sebesar USD 3,54 miliar, atau turun 12,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ekspor masih didominasi oleh batu bara dan minyak kelapa sawit, dengan negara tujuan utama Jepang, India, dan Tiongkok.

Di sisi lain, nilai impor tercatat sebesar USD 37,70 juta, atau turun 35,42 persen secara kumulatif tahunan, sehingga neraca perdagangan Kalimantan Tengah tetap mencatat surplus.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Sektor pariwisata juga menunjukkan tren positif. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kalimantan Tengah pada Desember 2025 mencapai 57,64 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Jumlah tamu hotel berbintang tercatat sebanyak 58.537 orang, didominasi wisatawan domestik, dengan rata-rata lama menginap 1,34 malam.

Aktivitas transportasi turut mengalami peningkatan. Pada Desember 2025, frekuensi penerbangan mencapai 1.400 penerbangan dengan jumlah penumpang berangkat sebanyak 72.260 orang. Sementara itu, frekuensi kunjungan kapal laut tercatat sebanyak 904 unit, disertai peningkatan aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan utama.

Pada sektor pertanian, luas panen padi sepanjang Januari–Desember 2025 tercatat menurun 12,49 persen dibandingkan tahun 2024. Produksi padi juga mengalami penurunan sebesar 8,94 persen, terutama akibat berkurangnya luas panen pada Subround III (September–Desember 2025).

“Namun, untuk awal tahun 2026, potensi luas panen padi pada periode Januari–Maret diperkirakan mulai meningkat berdasarkan hasil Kerangka Sampel Area (KSA),” pungkas Taufiqurrahman.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Hanif Faisol Kerahkan 175 Regu Pemadam, Penanganan Karhutla Palangka Raya Ditargetkan Tuntas Dua Pekan
Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Evaluasi Karhutla Kalteng, Penanganan dan Perlindungan Warga Diperkuat
Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital melalui Pelatihan Platform Layanan Terintegrasi
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya
Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM
Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG
Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Hanif Faisol Kerahkan 175 Regu Pemadam, Penanganan Karhutla Palangka Raya Ditargetkan Tuntas Dua Pekan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Pimpin Evaluasi Karhutla Kalteng, Penanganan dan Perlindungan Warga Diperkuat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Transformasi Digital melalui Pelatihan Platform Layanan Terintegrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:19 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Sarpras Karhutla untuk 16 Kelurahan di Palangka Raya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Pemprov Kalteng Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pelindungan Kekayaan Intelektual untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Pengendalian Inflasi, Pantau Harga Pangan dan Distribusi LPG

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Disdik Kalteng Usulkan Penundaan TKA 2026, Kemendikdasmen Setujui Demi Keselamatan Murid

Berita Terbaru

Ilustrasi Karhutla Kalimantan (unsplash.com/Matt Howard)

Berita

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Sabtu, 31 Okt 2026 - 06:07 WIB