KPK Pertimbangkan Libatkan PPATK Telusuri Dugaan Aliran Dana Bank BJB ke Aura Kasih

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gedung KPK.

Ilustrasi Gedung KPK.

1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi membuka peluang untuk melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dalam menelusuri dugaan aliran dana non-budgeter yang bersumber dari pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait pendalaman aliran dana dalam perkara yang turut menyeret nama mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, termasuk dugaan mengalirnya uang kepada sejumlah pihak lain.

Menurut KPK, penggunaan data transaksi keuangan dari PPATK merupakan langkah yang lazim dilakukan dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi, mengingat dana hasil kejahatan sering dialihkan kepada pihak ketiga maupun digunakan untuk pembelian aset.

Baca Juga :  Mura Bekali Organisasi Perempuan dengan Pelatihan Manajemen

Dalam kasus Bank BJB, KPK mendalami dana non-budgeter yang berasal dari selisih pembayaran pengadaan iklan yang dikembalikan oleh perusahaan pemenang tender dan dikelola oleh bagian corporate secretary bank tersebut untuk keperluan di luar perencanaan resmi.

KPK menduga aliran dana tersebut tidak hanya dinikmati oleh satu pihak, melainkan berpotensi mengalir ke sejumlah individu lain serta digunakan untuk pembelian aset, sehingga masih terus ditelusuri lebih lanjut.

Ridwan Kamil sendiri telah dimintai keterangan oleh penyidik terkait penggunaan dana non-budgeter tersebut dan keterkaitannya dengan pembelian aset tertentu.

Baca Juga :  Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima tersangka dari unsur internal Bank BJB dan pihak agensi periklanan, dengan surat perintah penyidikan diterbitkan pada 27 Februari 2025 dan potensi kerugian negara ditaksir mencapai Rp222 miliar.

Meski belum dilakukan penahanan, para tersangka telah dicegah ke luar negeri, sementara penyidik juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi, termasuk rumah pribadi Ridwan Kamil, serta menyita beberapa aset sebagai bagian dari proses penyidikan.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Berita Terbaru