Jumlah Peserta Didik Kalteng Naik 2,89%: DPRD Apresiasi, Tapi Infrastruktur Digital Jadi Catatan Penting

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto.Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto.Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Dunia pendidikan di Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan tren positif di tahun 2025. Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, menyampaikan apresiasi atas peningkatan signifikan jumlah peserta didik di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Khusus.

Data terbaru dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng mencatat, jumlah total peserta didik meningkat dari 96.583 siswa pada tahun 2024 menjadi 99.377 siswa pada tahun 2025. Kenaikan ini setara dengan penambahan sebanyak 2.794 siswa, dengan persentase peningkatan mencapai 2,89%.

Selain pertambahan siswa, Sugiyarto juga menilai positif capaian dalam rapor pendidikan. Kategori Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan Kalteng berhasil menunjukkan peningkatan dari semula berstatus “rintangan tuntas muda” menjadi “tuntas”.

💡 Pemerataan Fasilitas Kunci Peningkatan Kualitas

Politisi Partai Gerindra ini menilai bahwa peningkatan jumlah peserta didik dan kualitas rapor pendidikan ini tidak lepas dari upaya serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Disdik dalam melakukan pemerataan fasilitas pendidikan di berbagai daerah.

Baca Juga :  Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

“Kita mengapresiasi pemerintah provinsi atas peningkatan kualitas pendidikan di Kalteng. Pemerataan fasilitas sangat membantu masyarakat memanfaatkan sarana prasarana untuk peningkatan kompetensi guru dan lainnya,” ujar Sugiyarto.

Upaya Pemprov Kalteng dalam menyediakan sarana dan prasarana yang memadai dinilai berhasil menarik minat masyarakat untuk bersekolah, sehingga meningkatkan angka partisipasi pendidikan.

⚠️ Catatan Kritis: Sinyal dan Kompetensi Guru

Meskipun memberikan apresiasi, Sugiyarto mengingatkan bahwa masih terdapat beberapa catatan penting yang perlu dibenahi, terutama terkait pemanfaatan sarana prasarana digital yang telah disediakan.

Mantan Wakil Bupati Lamandau ini mencontohkan hasil pemantauan Komisi III yang masih menemukan sekolah dengan keterbatasan sinyal internet. Akibatnya, alat interaktif yang telah diberikan oleh pemerintah belum termanfaatkan secara maksimal.

“Dengan digitalisasi, kualitas sinyal harus diperkuat. Jika satu sekolah memiliki 10–12 rombel tetapi hanya memiliki satu perangkat Starlink, tentu tidak memenuhi syarat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sugiyarto menekankan bahwa peningkatan infrastruktur jaringan harus menjadi prioritas agar seluruh fasilitas digital dapat digunakan secara maksimal, baik oleh guru maupun siswa.

Dua Poin Utama yang Harus Diperkuat:

  1. Sinyal Memadai: Infrastruktur sinyal, terutama di daerah pedesaan, harus ditingkatkan agar menunjang pembelajaran digital.

  2. Peningkatan Kompetensi Guru: Kualitas tenaga pendidik harus ditingkatkan secara konsisten setiap tahun.

“Jangan sampai peralatan yang bagus tidak bisa dimanfaatkan karena keterbatasan guru, terutama di daerah pedalaman. Guru yang sudah sepuh pun harus tetap dibekali pelatihan agar mampu memanfaatkan digitalisasi,” jelasnya.

Sugiyarto menutup dengan optimisme, menegaskan bahwa fasilitas pendidikan yang semakin lengkap dan meningkatnya peserta didik secara keseluruhan memberikan dampak positif yang besar bagi kualitas pendidikan dan masyarakat Kalteng. (Ingkit)

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Berita Terbaru

Sejumlah anggota Damkar saat melakukan pemadaman pada salah satu lahan yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui BPBD secara resmi memutuskan untuk memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta Kekeringan Tahun 2026.

Seruyan

Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah

Senin, 2 Nov 2026 - 15:23 WIB

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., disambut oleh masyarakat saat melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan di Seruyan belum lama ini.

Seruyan

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 Nov 2026 - 10:25 WIB