DPR Desak Pemerintah Evaluasi Total Izin Perkebunan & Kehutanan: Soroti Minimnya Kontribusi Tangani Bencana

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]

Foto udara kerusakan rumah warga pasca diterjang banjir bandang di Desa Kota Lintang, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (3/12/2025). [ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz]

1TULAH.COM-Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) secara tegas mendesak pemerintah untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh (audit total) terhadap seluruh izin usaha perkebunan dan kehutanan di Indonesia.

Desakan ini muncul sebagai respons langsung atas bencana banjir di wilayah Sumatra yang baru-baru ini terjadi, di mana minimnya kontribusi dan partisipasi aktif dari para pelaku usaha besar dalam penanganan dan mitigasi bencana tersebut menjadi sorotan utama.

Pengusaha Dinilai Hanya Mengeruk SDA, Abai Dampak Lingkungan

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, menilai bahwa momentum bencana ini harus digunakan oleh pemerintah sebagai pijakan untuk menindak tegas pengusaha yang selama ini dianggap hanya berorientasi pada pengerukan Sumber Daya Alam (SDA) tanpa memedulikan dampak lingkungan dan sosial.

Firman menyayangkan sikap apatis para pelaku usaha besar yang dinilai tutup mata terhadap penderitaan korban bencana, padahal bencana banjir tersebut seringkali berkaitan erat dengan kerusakan ekosistem hutan yang kini telah menjadi lahan bisnis mereka.

Baca Juga :  Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita

“Pemerintah perlu mempertimbangkan beberapa hal, seperti apakah pelaku usaha telah mematuhi peraturan, bagaimana dampak kegiatan usaha terhadap lingkungan, dan apakah mereka memenuhi tanggung jawab sosialnya,” kata Firman kepada awak media, Jumat (5/12/2025).

3 Pilar Evaluasi Izin Usaha Perkebunan & Kehutanan:

  1. Kepatuhan Regulasi: Memastikan pelaku usaha benar-benar mematuhi semua peraturan yang berlaku.

  2. Dampak Lingkungan: Mengukur sejauh mana kegiatan usaha telah memengaruhi dan merusak ekosistem sekitar.

  3. Tanggung Jawab Sosial (CSR): Menilai kepedulian dan kontribusi nyata perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, terutama saat terjadi bencana.

Pemerintah Diminta Aktifkan Satgas Pemberantasan Kejahatan Lingkungan

Firman mengingatkan bahwa instrumen penegakan hukum sebenarnya sudah dimiliki oleh pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Kejahatan Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Baca Juga :  Berani Main Harga Daging Jelang Ramadan? Siap-siap Izin Usaha Dicabut Permanen oleh Mentan

Politisi ini berharap Satgas tersebut dapat bekerja secara efektif dan tidak tumpul, dengan tujuan akhir yang jelas: mencabut izin operasional bagi perusahaan-perusahaan yang terbukti nakal, merusak lingkungan, dan abai terhadap tanggung jawab sosial.

“Pemerintah harus bertindak tegas. Evaluasi menyeluruh dan pencabutan izin diperlukan untuk melindungi lingkungan dan masyarakat dari praktik bisnis yang merusak,” pungkas Firman Soebagyo.

Desakan Komisi IV ini diharapkan dapat menjadi alarm keras bagi Kementerian terkait, baik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) maupun Kementerian Pertanian, untuk segera mengambil langkah audit yang transparan dan akuntabel demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

DVI Polri Tuntaskan Identifikasi, Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Keluarga
KDM Soroti Tragedi Tewasnya Penambang Ilegal di Kabupaten Bogor
Menlu Sugiono Tegaskan Board of Peace Sebagai Jalan Menuju Kemerdekaan Palestina
Waspada Angin Kencang dan Hujan Petir! BMKG: Dampak Monsun Asia Menguat
KPK Bakal Usut Anggota Komisi V DPR Terkait Dugaan Suap Proyek DJKA
KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji
Sejarah Baru! KPop Demon Hunters Raih 2 Nominasi Oscar 2026: Animasi Netflix Terpopuler
Cari Sandal yang Nyaman untuk Lansia? Ini 5 Merk Terbaik Pengganti Crocs
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 04:02 WIB

DVI Polri Tuntaskan Identifikasi, Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Diserahkan ke Keluarga

Minggu, 25 Januari 2026 - 01:00 WIB

KDM Soroti Tragedi Tewasnya Penambang Ilegal di Kabupaten Bogor

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:43 WIB

Menlu Sugiono Tegaskan Board of Peace Sebagai Jalan Menuju Kemerdekaan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:25 WIB

KPK Bakal Usut Anggota Komisi V DPR Terkait Dugaan Suap Proyek DJKA

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:24 WIB

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Terkait Kasus Kuota Haji

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:39 WIB

Sejarah Baru! KPop Demon Hunters Raih 2 Nominasi Oscar 2026: Animasi Netflix Terpopuler

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:24 WIB

Cari Sandal yang Nyaman untuk Lansia? Ini 5 Merk Terbaik Pengganti Crocs

Jumat, 23 Januari 2026 - 09:23 WIB

Bedah Pidato Davos: Mengapa Prabowonomics Jadi Magnet Investasi Global Baru?

Berita Terbaru