Lagi, Beras Impor Ilegal Gagal Masuk! Amran Sulaiman Bongkar Penyelundupan 40 Ton di Batam

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pihaknya mengamankan 40 ton beras yang diduga diimpor secara ilegal dari Thailand di Batam. Sebelum impor beras ilegal juga disebut terjadi di Pelabuhan Bebas Sabang, Aceh. [Antara]

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pihaknya mengamankan 40 ton beras yang diduga diimpor secara ilegal dari Thailand di Batam. Sebelum impor beras ilegal juga disebut terjadi di Pelabuhan Bebas Sabang, Aceh. [Antara]

1TULAH.COM-Kementerian Pertanian (Kementan) bersama aparat penegak hukum menunjukkan taringnya dalam upaya menjaga kedaulatan pangan nasional.

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengklaim keberhasilan pengamanan besar-besaran terhadap beras impor ilegal yang masuk melalui perairan Batam, Kepulauan Riau. Dalam operasi senyap pada Senin malam (24/11/2025), tim gabungan berhasil menyita sedikitnya 40 ton beras ilegal.

Operasi Malam Hari: Penindakan Tuntas Kapal Ilegal dari Thailand

Mentan Amran menjelaskan bahwa operasi ini dipicu oleh informasi intelijen mengenai sebuah kapal dari Thailand yang dijadwalkan bersandar di Batam sekitar pukul 23.00 WIB.

“Tengah malam ditangkap dan itu (beras impor) ilegal. Itu jumlahnya 40 ton,” tegas Amran dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025).

Begitu kapal merapat di dermaga, petugas gabungan langsung bergerak cepat melakukan penindakan. Pemeriksaan muatan kapal mengungkap temuan yang lebih mengejutkan.

Ironi Minyak Goreng Ilegal: Produsen Terbesar Dunia Digempur Barang Selundupan

Selain puluhan ton beras impor ilegal, petugas juga menemukan muatan minyak goreng tanpa dokumen resmi. Temuan ini menjadi sorotan utama Amran Sulaiman, mengingat status Indonesia sebagai salah satu produsen minyak goreng terbesar di dunia.

“Kemudian minyak goreng. Ini minyak goreng sangat ironis. Kita produsen terbesar dunia, tetapi ilegal, masuk minyak goreng. Sekali lagi, kita produsen terbesar dunia, tapi kenapa ada minyak goreng masuk,” ujarnya, menyoroti kontradiksi yang terjadi.

Baca Juga :  Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Pengamanan ini mengirimkan pesan tegas bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi praktik impor ilegal yang merusak stabilitas pasar dan merugikan petani dalam negeri.

Tiga Kapal Diamankan: Berbagai Komoditas Ilegal Turut Disita

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menambahkan detail penting mengenai operasi tersebut, mengonfirmasi bahwa total ada tiga kapal yang berhasil diamankan.

  1. KM Permata Pembangunan (Ditangkap pertama)

  2. KM Sampurna Tiga

  3. KM Risky

Dua kapal terakhir terbukti mengangkut berbagai barang ilegal lainnya, seperti susu, parfum, mie, dan makanan beku, yang keseluruhannya diduga diselundupkan ke Indonesia.

Nama Kapal Komoditas Utama Komoditas Lain (Diduga Ilegal)
KM Permata Pembangunan Beras Ilegal (40 Ton) & Minyak Goreng Ilegal
KM Sampurna Tiga Barang Campuran Susu, Parfum, Mie
KM Risky Barang Campuran Makanan Beku, dll.

Berita Terkait

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri
Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng
DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan
Skandal Korupsi PT AKT: Kejaksaan Agung Tetapkan 3 Tersangka Baru, Libatkan Eks Kepala Syahbandar Rangga Ilung
Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas
Respons Cepat! Dishub Kalteng Ambil Langkah Strategis Atasi Krisis BBM dan Tekan Lonjakan Tarif Angkutan
Kerusakan Jalan Nasional di Katingan Hulu Segera Ditangani, Arton S. Dohong: Solusi Disepakati Lewat Audiensi
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

Jumat, 24 April 2026 - 07:28 WIB

DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan

Jumat, 24 April 2026 - 07:07 WIB

Skandal Korupsi PT AKT: Kejaksaan Agung Tetapkan 3 Tersangka Baru, Libatkan Eks Kepala Syahbandar Rangga Ilung

Jumat, 24 April 2026 - 06:57 WIB

Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas

Jumat, 24 April 2026 - 00:25 WIB

Respons Cepat! Dishub Kalteng Ambil Langkah Strategis Atasi Krisis BBM dan Tekan Lonjakan Tarif Angkutan

Kamis, 23 April 2026 - 16:14 WIB

Kerusakan Jalan Nasional di Katingan Hulu Segera Ditangani, Arton S. Dohong: Solusi Disepakati Lewat Audiensi

Berita Terbaru