Mayangsari Pamer Keakraban dengan Tommy dan Titiek Soeharto di Istana Negara, Bantah Julukan ‘Pelakor’

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayangsari Bangga Presiden Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional (Instagram/@mayangsari_official)

Mayangsari Bangga Presiden Soeharto Dapat Gelar Pahlawan Nasional (Instagram/@mayangsari_official)

1TULAH.COM-Penyanyi kondang Mayangsari baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah ia membagikan momen kehadirannya pada acara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden RI ke-2, Jenderal Besar H.M. Soeharto, yang diselenggarakan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 11 November 2025.

Kehadiran Mayangsari menjadi sangat relevan lantaran suaminya, Bambang Trihatmodjo, yang merupakan putra ketiga almarhum Presiden Soeharto, menjadi perwakilan keluarga yang menerima gelar kehormatan tersebut.

🤝 Momen Keakraban Mayangsari dengan Keluarga Cendana

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Mayangsari tidak hanya memamerkan suasana khidmat upacara, tetapi juga membagikan momen keakraban yang hangat dengan anggota Keluarga Cendana lainnya.

Dalam foto-foto yang diunggah, Mayangsari terlihat berinteraksi akrab dengan:

  • Tommy Soeharto
  • Titiek Soeharto
  • Didit Hediprasetyo, putra tunggal Presiden Prabowo Subianto.

Momen-momen ini seolah menjadi penegasan yang kuat bahwa Mayangsari, yang dinikahi Bambang Trihatmodjo (putra Soeharto) pada 7 Juli 2000 (dan menikah ulang 11 Juli 2011), kini telah sepenuhnya diterima di keluarga besar Soeharto. Hal ini sekaligus menepis nyinyiran haters yang selama bertahun-tahun masih saja menjulukinya sebagai “pelakor” akibat dugaan statusnya sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Bambang Trihatmodjo dan Halimah Agustina Kamil.

Baca Juga :  Aturan Distribusi Daging Kurban Sesuai Syariat agar Sah dan Tepat Sasaran

✍️ Respons Mayangsari Terhadap Pro Kontra Gelar Pahlawan Soeharto

Menariknya, dalam caption unggahan tersebut, Mayangsari turut memberikan tanggapan bijak mengenai pro dan kontra yang menyertai pemberian gelar Pahlawan Nasional Soeharto.

Ia menuliskan kutipan filosofis, yang seolah merespons berbagai kritik yang diarahkan pada sosok Presiden Soeharto:

“Tak ada gading yang tak retak. Tiada (satu) manusia pun yang sempurna,” tulis Mayangsari pada Rabu, 12 November 2025.

Sebagai bagian dari masyarakat dan keluarga besar almarhum, Mayangsari menyatakan rasa syukur dan kebahagiaannya.

“Memang sudah sepantasnya diberikan kepada Beliau. Suwargi Bapak Jenderal Besar Presiden H.M Soeharto. Al fatihah,” lanjut ibu satu anak tersebut.

Di akhir pesannya, Mayangsari secara tegas membantah adanya motif tersembunyi di balik unggahannya, “Bukan dalam rangka cari muka atau menjilat,” tutupnya.

Baca Juga :  Harga Sawit Hancur Imbas Wacana Monopoli Ekspor, Perusahaan Diminta Tak Turunkan Harga

⚖️ Pro dan Kontra Gelar Pahlawan untuk Presiden Soeharto

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional untuk Presiden Soeharto memang menjadi topik yang hangat dan memicu perdebatan di masyarakat.

✅ Kubu Pro: Bapak Pembangunan dan Stabilitas

Banyak warganet dan pihak yang pro menyambut positif keputusan Presiden Prabowo ini. Mereka berpendapat bahwa Soeharto layak mendapat gelar tersebut karena perannya sebagai ‘Bapak Pembangunan’ yang berhasil membawa stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi Indonesia selama masa Orde Baru.

❌ Kubu Kontra: KKN dan Pelanggaran HAM

Di sisi lain, pihak yang kontra mengangkat isu-isu negatif yang terjadi di masa pemerintahannya, seperti dugaan praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) serta berbagai isu Pelanggaran HAM yang menjadi salah satu pemicu gerakan reformasi hingga akhirnya Soeharto dilengserkan pada 21 Mei 1998.

Terlepas dari kontroversi tersebut, unggahan Mayangsari yang kini tampak diterima sepenuhnya di lingkungan Keluarga Cendana menjadi trending topic yang mengalihkan sebagian perhatian publik dari polemik tersebut. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Bagikan 109 Hewan Kurban untuk Warga Bogor
KPK Ungkap Temuan Invoice Jam Tangan Mewah Atas Nama Fadia Arafiq
Jelang Hari Raya Idul adha, Pemprov Kalteng Pantau Harga Cabai, Beras, Daging hingga LPG di Palangka Raya
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Terima Gelar Adat Dayak Tertinggi di HUT ke-69 Kalteng
Berawal dari Video Viral, Konflik Ahmad Bahar dan GRIB Jaya Seret Komnas HAM
ASN Harus Menjadi Gardan Terdepan Pelayanan Masyarakat
Polres Pacitan Ringkus 3 Pelaku Komplotan Pencuri Spesialis Masjid
Up Date Kasus CPO 2022: Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Obstruction of Justice
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:59 WIB

Presiden Prabowo Bagikan 109 Hewan Kurban untuk Warga Bogor

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:46 WIB

KPK Ungkap Temuan Invoice Jam Tangan Mewah Atas Nama Fadia Arafiq

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:28 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong Terima Gelar Adat Dayak Tertinggi di HUT ke-69 Kalteng

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:02 WIB

Berawal dari Video Viral, Konflik Ahmad Bahar dan GRIB Jaya Seret Komnas HAM

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:51 WIB

ASN Harus Menjadi Gardan Terdepan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:26 WIB

Polres Pacitan Ringkus 3 Pelaku Komplotan Pencuri Spesialis Masjid

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:01 WIB

Up Date Kasus CPO 2022: Eks Anggota Ombudsman Jadi Tersangka Obstruction of Justice

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:50 WIB

Prabowo Siapkan Strategi Nasional Guna Hadapi Ancaman El Nino 2026

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. [Foto: Biro Pers Istana]

Berita

Presiden Prabowo Bagikan 109 Hewan Kurban untuk Warga Bogor

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:59 WIB