Pemprov Kalteng Dorong Kolaborasi Lewat Lokakarya Kemitraan untuk Mempercepat Capaian SDGs

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokakarya Kemitraan Multi Pihak (KMP) Tahap I Kolaborasi Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs (MMC Kalteng)

Lokakarya Kemitraan Multi Pihak (KMP) Tahap I Kolaborasi Percepatan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SDGs (MMC Kalteng)

1TULAH.COM, Palangkaraya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menyelenggarakan Lokakarya Kemitraan Multi Pihak (KMP) Tahap I pada Jumat, 31 Oktober 2025. Kegiatan ini berfokus pada penguatan kolaborasi dalam percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Pelaksanaan lokakarya ini menjadi langkah penting untuk membangun sinergi antar sektor, sesuai dengan arah kebijakan nasional dalam Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2022 yang mengatur pelaksanaan pencapaian SDGs. Melalui forum ini, Pemprov Kalteng berupaya memastikan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan secara terarah dan terpadu.

Sekretaris Bapperida Maulana Akbar menjelaskan, Provinsi Kalteng menjadi salah satu lokasi pilot proyek kerja sama Indonesia–Jerman 2024–2027, yang berfokus pada penguatan sinergi dan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi daerah secara optimal.

Ia menekankan bahwa tantangan pengelolaan lahan gambut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh satu lembaga saja. Diperlukan pendekatan kolaboratif yang mengintegrasikan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, lembaga adat, dan mitra pembangunan.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Percepat Penanganan RTLH melalui Sinergi dan Standar Teknis

SDGs tanpa kemiskinan, penanganan perubahan iklim, ekosistem daratan, serta kemitraan untuk mencapai tujuan merupakan pilar yang saling terkait di Kalimantan Tengah. Semua itu hanya bisa tercapai bila kita membangun kemitraan nyata, bukan hanya di atas dokumen,” tegas Maulana.

Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen menjadikan Kemitraan Multi Pihak (KMP) sebagai platform kolaborasi resmi yang selaras dengan arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Kajian Lingkungan Hidup Strategis, Musyawarah Perencanaan Pembangunan, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.

Dalam arahannya, Maulana menyampaikan tiga pesan penting:

1. Kemitraan harus setara, dengan masyarakat lokal dan lembaga adat sebagai pusatnya.

2. Harus ada aksi cepat (quick win) di tahun pertama, seperti penguatan mata pencaharian karet di Pilang, sistem kewaspadaan dini kebakaran, dan tata kelola desa gambut berbasis adat.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Salurkan 74.450 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

3. Dokumen aksi bersama harus jelas dan terukur, mencantumkan siapa melakukan apa, bukan sekadar daftar keinginan.

Ia berharap hasil lokakarya tidak berhenti pada laporan semata, tetapi menjadi komitmen kelembagaan dan rencana aksi nyata untuk mempercepat pencapaian SDGs di Kalteng.

“Melalui kegiatan ini, kita ubah cara kerja dari yang berjalan sendiri-sendiri menjadi bergerak bersama, dari pendekatan proyek menuju pendekatan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tutupnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan GIZ Indonesia SDGs SSTC, para Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng dan Kabupaten Pulang Pisau, Pimpinan Lembaga Adat, tokoh masyarakat, Perangkat Desa Pilang, perwakilan Non-Governmental Organization (NGO) atau akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat, komunitas lokal, serta mitra swasta.(*)

Penulis : Yehezkiel

Editor : Apri

Berita Terkait

Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih
Pemprov Kalteng dan DPRD Perkuat Sinergi Pembangunan, Karhutla Jadi Perhatian Serius
Pemprov Kalteng Salurkan 74.450 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
BPS Kalteng Rilis Indikator Ekonomi Agustus 2026, Inflasi Capai 4,96 Persen Secara Tahunan
Pemprov Kalteng Percepat Penanganan RTLH melalui Sinergi dan Standar Teknis
Pemprov Kalteng Bersama TNI-Polri Perkuat Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla 2026
Bamus DPRD Kalteng dan Pemprov Kalteng Susun Kembali Jadwal Kegiatan Dewan
Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla 2026, ASN dan Relawan Dikerahkan

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih

Rabu, 2 September 2026 - 14:43 WIB

Pemprov Kalteng dan DPRD Perkuat Sinergi Pembangunan, Karhutla Jadi Perhatian Serius

Rabu, 2 September 2026 - 14:33 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 74.450 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Selasa, 1 September 2026 - 21:35 WIB

BPS Kalteng Rilis Indikator Ekonomi Agustus 2026, Inflasi Capai 4,96 Persen Secara Tahunan

Selasa, 1 September 2026 - 21:28 WIB

Pemprov Kalteng Percepat Penanganan RTLH melalui Sinergi dan Standar Teknis

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Kalteng Bersama TNI-Polri Perkuat Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Bamus DPRD Kalteng dan Pemprov Kalteng Susun Kembali Jadwal Kegiatan Dewan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kalteng Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla 2026, ASN dan Relawan Dikerahkan

Berita Terbaru