Menteri Kebudayaan Fadli Zon Umumkan Buku Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Rilis 14 Desember

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM –  Fadli Zon, selaku Menteri Kebudayaan menyebutkan buku penulisan ulang sejarah Indonesia akan diterbitkan bertepatan dengan Hari Sejarah Nasional pada 14 Desember mendatang. Disampaikannya pula terkait pemilihan waktu peluncurannya sesuai dengan usulan para ahli sejarah.

“Bertepatan dengan hari sejarah tanggal 12 atau 14 Desember, jadi permintaan dari kalangan sejarawan agar disamakan. Karena ini saya gagas juga Desember tahun lalu di depan masyarakat sejarawan Indonesia,” kata Fadli ditemui di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Baca Juga :  Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Dia memberikan kepastian bahwa, proses penulisan sudah selesai sejak Agustus lalu, tetapi sekarang masih dalam tahap penyuntingan. Fadli menyebutkan kalau penulisan ulang sejarah itu melalui beberapa kali proses penyuntingan.

“Setiap jilidnya itu ada editor jilid, sebagian besar sudah masuk ke editor umum. Baru nanti akan ada proofreading lagi editor bahasa. Nanti sebelum kita launching akan ada diskusi satu, dua kali lagi dengan para sejarawan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Kader partai Gerindra itu mengaku dirinya belum mengetahui isi dari tulisan tersebut karena dia tidak ikut campir dalam proses penyusunan sejarah.

“Saya sendiri belum lihat hasilnya, karena saya tidak ikut campur. Urusan sejarah itu adalah urusan yang ditulis oleh para sejarawan oleh 34 perguruan tinggi sudah di seminar publik di 4 universitas dan sekarang sedang dalam proses,” pungkasnya.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi
Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?
Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri
Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng
DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan
Skandal Korupsi PT AKT: Kejaksaan Agung Tetapkan 3 Tersangka Baru, Libatkan Eks Kepala Syahbandar Rangga Ilung
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 05:24 WIB

Dilema Ketum ‘Abadi’ di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Sabtu, 25 April 2026 - 05:14 WIB

Beban Sejarah Indonesia: Mengapa Kita Belum Bisa Sepenuhnya Keluar dari Bayang-Bayang Orde Baru?

Sabtu, 25 April 2026 - 05:02 WIB

Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer

Jumat, 24 April 2026 - 12:48 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Ustadz SAM (Syekh Ahmad Al Misry) Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Santri

Jumat, 24 April 2026 - 08:56 WIB

Kerusakan Jalan di Puruk Cahu Disorot DPRD Kalteng

Jumat, 24 April 2026 - 07:28 WIB

DAD Bartim Gelar Rapat Koordinasi, Bahas Kesiapan Pelantikan Pengurus di 10 Kecamatan

Jumat, 24 April 2026 - 07:07 WIB

Skandal Korupsi PT AKT: Kejaksaan Agung Tetapkan 3 Tersangka Baru, Libatkan Eks Kepala Syahbandar Rangga Ilung

Jumat, 24 April 2026 - 06:57 WIB

Heboh Wacana Tarif Kapal Selat Malaka: Malaysia Protes Keras, Menlu Sugiono Beri Klarifikasi Tegas

Berita Terbaru