Restu Air Mata Ikang Fawzi untuk Chiki Fawzi di Misi Gaza, Berakhir Batal Berangkat

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bella Fawzi, Chiki Fawzi, Marissa Haque dan Ikang Fawzi [Instagram/chikifawzi]

Bella Fawzi, Chiki Fawzi, Marissa Haque dan Ikang Fawzi [Instagram/chikifawzi]

1TULAH.COM-Keputusan musisi sekaligus aktivis kemanusiaan, Chiki Fawzi, untuk bergabung dalam misi kemanusiaan menembus blokade ke Gaza bukanlah hal yang mudah.

Di balik keberaniannya, tersimpan kisah haru yang melibatkan sang ayah, Ikang Fawzi, legenda musik rock Indonesia.

Proses meminta restu dari sang ayah menjadi sebuah pergulatan batin yang mendalam, terutama bagi seorang ayah yang belum lama kehilangan istri.

Perjuangan Berat Meminta Restu

Chiki Fawzi, putri sulung dari Ikang Fawzi dan almarhumah Marissa Haque, mengakui bahwa mendapatkan izin ayahnya untuk berlayar ke wilayah konflik adalah tahap yang sangat sulit. Bagi Ikang Fawzi, yang baru setahun ditinggal sang istri, melepas putrinya ke misi berisiko tinggi tentu bukanlah perkara yang remeh.

“Iya, aku minta izin ke ayah. Itu emang ini sih, sulit banget. Iya, sulit banget,” ungkap Chiki Fawzi dalam sebuah wawancara.

Proses meyakinkan sang ayah digambarkan berlangsung alot. Kekhawatiran seorang ayah terhadap keselamatan anaknya, apalagi dalam misi yang berpotensi ditangkap atau dihalau, menjadi tembok besar yang harus Chiki tembus. Namun, dengan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai alasan dan tujuan mulia di balik misinya, yaitu memperjuangkan hak-hak rakyat Gaza, hati sang ayah akhirnya luluh.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

“Aku kasih pemahaman, dan ayah ngerti. Akhirnya ayah restuin,” jelas Chiki. Restu itu pun didapatkan, memberikan Chiki energi spiritual untuk melangkah.

Kekhawatiran dan Dukungan Spiritual Ikang Fawzi

Meskipun akhirnya memberikan restu, kekhawatiran Ikang Fawzi sebagai seorang ayah tidak serta-merta hilang. Di balik izin yang terucap, tersimpan rasa cemas yang begitu mendalam akan keselamatan putrinya di tengah lautan dan potensi wilayah konflik.

Secara diam-diam, Ikang Fawzi melakukan tindakan yang mengharukan sebagai bentuk dukungan spiritual dan upaya menjaga keselamatan Chiki. Chiki mengungkapkan bahwa sang ayah segera menghubungi berbagai tokoh agama.

“Sampai sana, semua ustadz ayah hubungin,” bebernya.

Tindakan ini menunjukkan betapa besar cinta dan ketulusan Ikang Fawzi. Ketika dukungan fisik terbatas karena jarak dan bahaya, dukungan spiritual menjadi benteng terkuat yang ia bangun demi melindungi putrinya. Ikang Fawzi memastikan putrinya berada dalam lindungan doa dari banyak pihak.

Qadarullah: Batal Berangkat dan Rasa Syukur yang Mendalam

Pada akhirnya, takdir menentukan jalan yang berbeda. Chiki Fawzi batal berangkat berlayar bersama rekan-rekannya dalam rombongan Global Sumud Flotilla yang berusaha menembus blokade Gaza. Keputusan ini terbukti menjadi sebuah hikmah besar, sebab sebagian besar dari rombongan yang tetap berlayar kemudian dilaporkan ditangkap oleh pasukan Israel.

Baca Juga :  Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Chiki Fawzi pun mensyukuri keputusan untuk tidak memaksakan diri. Di tengah cobaan dan dinamika misi di lapangan, ia tersadar bahwa keputusan untuk tidak berlayar juga didasari oleh empati yang besar terhadap perasaan sang ayah. Ia membayangkan betapa hancurnya hati ayahnya jika ia ikut tertangkap atau menghadapi bahaya.

Momen batalnya keberangkatan ini mengajarkan sebuah pelajaran penting: perjuangan tidak hanya dilakukan di garis depan, tetapi juga dalam menjaga ketenangan dan rida orang tua. Chiki Fawzi tetap berkomitmen menyuarakan isu kemanusiaan dan mendukung Palestina, namun dengan tetap memprioritaskan perasaan dan kedamaian hati ayahnya yang baru saja berduka.

Kisah Chiki Fawzi dan Ikang Fawzi menjadi pengingat yang kuat bahwa di balik setiap keberanian untuk berjuang demi kemanusiaan, selalu ada dukungan dan pengorbanan keluarga yang tak ternilai harganya. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla
Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
KPK Atur Ulang Jadwal Pemeriksaan Nia Kania dalam Kasus Bank BJB
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Profil dan Sosok Aisyah Thisia Halijam: Istri Gubernur Kalteng yang Jadi Sorotan Publik Usai Video Catwalk Viral di Tengah Bencana Karhutla

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:18 WIB

KPK Atur Ulang Jadwal Pemeriksaan Nia Kania dalam Kasus Bank BJB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Berita Terbaru