Bukan Dilebur ke Danantara, Kementerian BUMN Resmi Transformasi Jadi Badan Penyelenggara BUMN

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 05:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membocorkan bahwa Kementerian BUMN tidak akan dilebur ke dalam Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Foto ist.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membocorkan bahwa Kementerian BUMN tidak akan dilebur ke dalam Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Foto ist.

1TULAH.COM-Teka-teki mengenai nasib Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah struktur pemerintahan baru akhirnya menemukan titik terang.

Alih-alih dilebur ke dalam Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang baru dibentuk, kementerian ini justru dipastikan akan bertransformasi menjadi lembaga dengan status yang berbeda.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, membocorkan bahwa melalui revisi Undang-Undang (UU) BUMN yang tengah digodok, status Kementerian BUMN akan diturunkan menjadi Badan Penyelenggara BUMN.

“Nggak (dilebur dengan Danantara), dia sendiri tetap. (Namanya) Badan Penyelenggara Badan Usaha Milik Negara, Badan Penyelenggara BUMN,” tegas Dasco di Kompleks Parlemen, Rabu (24/9/2025).

Urgensi Perubahan Status: Menyesuaikan Fungsi dan Putusan MK

Keputusan untuk mengubah status dari Kementerian menjadi Badan Penyelenggara ini merupakan respons terhadap dua isu krusial yang berkembang dalam ekosistem BUMN: pergeseran fungsi setelah hadirnya Danantara dan tuntutan akomodasi putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

1. Pergeseran Fungsi Setelah Berdirinya Danantara

Kehadiran BPI Danantara (Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara) secara signifikan telah mengambil alih sebagian besar fungsi operasional dan pembinaan manajemen BUMN.

Baca Juga :  Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Menurut Dasco, dengan adanya Danantara, fungsi Kementerian BUMN kini menjadi lebih tereduksi, terutama hanya sebatas:

  • Sebagai regulator
  • Sebagai pemegang saham Seri A (yang tidak dilimpahkan ke Danantara)
  • Menyetujui Rancangan Peraturan Perusahaan (RPP).

Penurunan status menjadi Badan Penyelenggara dinilai lebih tepat untuk mencerminkan peran BUMN saat ini yang lebih fokus pada fungsi regulatoris dan pengawasan, sementara fungsi pengelolaan investasinya telah dipindahkan ke lembaga lain.

2. Merespons Putusan MK dan Polemik Status Pejabat BUMN

Poin krusial lain yang menjadi fokus utama dalam revisi UU BUMN adalah polemik mengenai status pejabat BUMN.

Saat ini, berdasarkan UU BUMN sebelumnya, pejabat Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMN secara eksplisit bukan merupakan penyelenggara negara. Aturan ini menuai kritik publik karena dianggap mengurangi ruang lingkup pengawasan oleh lembaga seperti KPK dan BPK.

Dasco menyebut revisi UU ini bertujuan untuk mengakomodasi masukan publik dan putusan MK terkait polemik ini.

“Misal contoh, itu banyak polemik mengenai misalnya pejabat BUMN bukan penyelenggara negara. Nah, itu sedang dibahas kemungkinan itu akan dikembalikan lagi seperti semula,” ujar Dasco.

Baca Juga :  LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Pengembalian aturan ke bentuk semula berpotensi mengategorikan kembali pejabat BUMN sebagai penyelenggara negara, yang diharapkan dapat memperkuat tata kelola (GCG) dan mencegah praktik korupsi di perusahaan pelat merah.

Target Penyelesaian: Sebelum Penutupan Masa Sidang

DPR menargetkan revisi UU BUMN ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Dasco berharap DPR dan Pemerintah bisa merampungkan pembahasan sebelum penutupan masa sidang I tahun 2025-2026.

Target yang ambisius ini didasarkan pada anggapan bahwa partisipasi publik sudah cukup banyak terserap selama proses ini berlangsung. DPR juga berkomitmen untuk terus menerima masukan dari publik untuk memastikan revisi UU ini benar-benar membawa perbaikan fundamental bagi BUMN sebagai aset strategis negara.

Dengan adanya perubahan ini, wajah BUMN ke depan diprediksi akan lebih ramping, dengan pemisahan yang lebih jelas antara fungsi regulasi (oleh Badan Penyelenggara BUMN) dan fungsi investasi/manajemen profesional (oleh BPI Danantara). (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru