Penyelidikan Kasus Kuota Haji Kemenag Oleh KPK Dipastikan Tanpa Intervensi

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gedung KPK.

Ilustrasi Gedung KPK.

1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyidikan dugaan korupsi kuota dan penyelenggaraan haji 2023–2024 di Kementerian Agama (Kemenag) masih terus berjalan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya tengah mengumpulkan bukti tambahan untuk menetapkan tersangka. Ia juga membantah adanya intervensi pihak lain yang menyebabkan proses hukum terkesan lambat.

Menurutnya, penyidik perlu mengurai secara detail berbagai peristiwa, termasuk penerbitan SK Menteri Agama terkait tambahan 20.000 kuota haji dan pembagiannya kepada biro perjalanan.

Budi menjelaskan, sejauh ini KPK telah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan, mulai dari pejabat di Kemenag, asosiasi, hingga agen perjalanan haji dan umrah. Setiap informasi dari para saksi disebut sangat penting untuk memperjelas konstruksi perkara.

Baca Juga :  Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Ia menegaskan, siapapun yang mengetahui atau terlibat dalam praktik ini akan dimintai keterangan guna memperkuat proses penyidikan.

KPK juga memastikan hasil investigasi nantinya akan membuka jalan untuk menentukan pihak yang harus bertanggung jawab.

Kasus ini diduga merugikan negara lebih dari Rp1 triliun, angka yang kemungkinan bertambah seiring pendalaman yang dilakukan KPK bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga :  Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Dugaan korupsi ini bermula dari pembagian kuota tambahan 20.000 haji dari pemerintah Arab Saudi yang dibagi rata, 50 persen untuk reguler dan 50 persen untuk khusus, berbeda dengan aturan yang berlaku yaitu 92 persen untuk reguler dan 8 persen untuk khusus.

Pembagian jatah bermasalah ini diduga melibatkan aliran dana dari pihak travel dan asosiasi ke Kemenag, sebelum kuota tersebut dijual kembali kepada calon jemaah.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM
Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera
Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda
Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur
Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Kamis, 5 November 2026 - 08:49 WIB

Bawa Dokumen Asli ke Persidangan, Jokowi Siap Beberkan Riwayat Pendidikannya di UGM

Kamis, 5 November 2026 - 08:41 WIB

Peringatan Maulid di Pidie Berakhir Tragis: 1 Meninggal dan Belasan Terluka Usai Penertiban Bendera

Rabu, 4 November 2026 - 16:55 WIB

Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

Rabu, 4 November 2026 - 16:49 WIB

Helikopter Mi-17V5 TNI AD Jatuh Saat Misi Water Bombing Karhutla di Seruyan, 1 Prajurit Gugur

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Berita Terbaru