Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi penangkapan, borgol. [Envato Elements]

ilustrasi penangkapan, borgol. [Envato Elements]

1TULAH.COM-Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara bergerak cepat merespons insiden kekerasan yang menimpa figur publik daerah. Hanya dalam waktu dua jam, polisi berhasil meringkus dua pria yang diduga kuat sebagai pelaku penikaman terhadap Ketua DPD II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora, atau yang akrab disapa Nus Kei.

Peristiwa tragis ini terjadi di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.25 WIT.

Kronologi Penikaman Nus Kei di Bandara

Berdasarkan keterangan resmi, insiden berdarah ini bermula saat Nus Kei baru saja tiba di Maluku Tenggara setelah menempuh perjalanan udara dari Jakarta. Situasi bandara yang semula tenang mendadak mencekam saat serangan terjadi di area publik.

  • Lokasi Kejadian: Gerbang keluar Bandara Karel Sadsuitubun.

  • Waktu Kejadian: Minggu, 19 April 2026, pukul 11.25 WIT.

  • Modus Operandi: Korban ditikam secara tiba-tiba menggunakan sebilah pisau oleh orang tak dikenal saat aktivitas penumpang sedang berlangsung.

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, mengonfirmasi bahwa setelah melakukan aksi nekat tersebut, para pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diadang petugas.

Baca Juga :  Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Gerak Cepat Polres Malra: Pelaku Ditangkap dalam 2 Jam

Pengejaran dipimpin langsung oleh Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Suhendi. Berkat koordinasi yang solid, dua terduga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti.

“Dua terduga pelaku ditangkap dalam waktu sekitar dua jam setelah kejadian. Keduanya masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36),” jelas Kombes Pol Rositah Umasugi.

Saat ini, kedua terduga pelaku telah dibawa ke markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik Satreskrim Polres Malra masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik penyerangan tersebut serta mencari barang bukti senjata tajam yang digunakan.

Korban Meninggal Dunia di RS Karel Sadsuitubun

Pasca-kejadian, pihak keluarga yang saat itu tengah menjemput korban langsung melarikan Nus Kei ke fasilitas kesehatan terdekat. Korban tiba di RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan tindakan medis darurat.

Baca Juga :  Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, DPRD Kalteng Ingatkan Potensi Karhutla di Kotim

Namun, akibat luka serius yang diderita, nyawa tokoh politisi senior Golkar ini tidak tertolong. Kepergian Nus Kei menjadi duka mendalam bagi simpatisan partai dan masyarakat di wilayah Maluku Tenggara.

Imbauan Polda Maluku: Jaga Kondusivitas Wilayah

Mengingat profil korban sebagai tokoh politik, Kapolda Maluku memberikan atensi penuh agar kasus ini ditangani secara transparan, profesional, dan tuntas. Kepolisian berkomitmen menuntaskan kasus tanpa intervensi pihak manapun.

Polda Maluku juga mengeluarkan instruksi tegas guna mencegah terjadinya konflik horizontal atau isu liar di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Percayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada Polri. Saat ini situasi di Maluku Tenggara terpantau aman dan kondusif,” tegas Kombes Pol Rositah.

Pihak kepolisian berjanji akan menyampaikan perkembangan kasus secara berkala kepada publik guna menangkal penyebaran hoaks dan memastikan ketertiban umum tetap terjaga pasca-insiden ini. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR
Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal
Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut
Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Minggu, 19 April 2026 - 18:23 WIB

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Minggu, 19 April 2026 - 13:23 WIB

Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Berita Terbaru