Kalteng Catat Rekor sebagai Provinsi dengan Jaringan Bandara Terbanyak di Indonesia

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, saat diwawancara, di Kantor Dinas Perhubungan Kalteng (MMC Kalteng)

Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Tengah, Yulindra Dedy, saat diwawancara, di Kantor Dinas Perhubungan Kalteng (MMC Kalteng)

1TULAH.COM, Palangkaraya – Provinsi Kalimantan Tengah kini tercatat sebagai daerah dengan jumlah bandara terbanyak di Indonesia, setelah memiliki sembilan bandara yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalteng, Yulindra Dedy, seusai menghadiri acara doa kebangsaan lintas agama yang digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, pada Selasa, 2 September 2025. Ia menegaskan bahwa keberadaan jaringan bandara yang luas ini menjadi nilai strategis bagi peningkatan konektivitas dan pertumbuhan wilayah di Kalteng.

“Kalteng memiliki sembilan bandara, terbanyak di Indonesia. Tapi kalau semuanya dijalankan sekaligus, pasti ada yang tidak maksimal. Karena itu kita prioritaskan peningkatan Bandara Tjilik Riwut dan Iskandar lebih dulu,” ucap Dedy.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Siagakan 10.700 Personel Hadapi Lonjakan Karhutla, 1.727 Hotspot Terdeteksi

Adapun sembilan bandara di Kalteng tersebut meliputi Bandara Tjilik Riwut (Palangka Raya), Iskandar (Pangkalan Bun), H Asan (Sampit), serta Bandara di Muara Teweh, Gunung Mas, Murung Raya, Seruyan, Tumbang Samba, dan Buntok.

Meski jumlahnya banyak, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menilai tidak semua dapat dioptimalkan secara bersamaan. Saat ini, Pemprov Kalteng fokus pada pengembangan dua bandara utama, yakni Tjilik Riwut dan Iskandar.

Dijelaskan Dedy, usulan perpanjangan landasan pacu telah diajukan agar Bandara Tjilik Riwut bisa ditingkatkan menjadi bandara internasional. Sementara Bandara Iskandar dinilai strategis karena melayani arus penumpang dan kargo cukup tinggi.

Baca Juga :  Pemerintah Perkuat Pencegahan Karhutla, 325 Perusahaan HGU dan PBPH Bersinergi

“Kalau Tjilik Riwut ingin naik kelas jadi bandara internasional, landasan pacunya harus diperpanjang. Ini sudah kita sampaikan dalam Musrenbangnas agar masuk dalam skala prioritas,” jelasnya.

Meski demikian, Dedy menegaskan kewenangan pengelolaan bandara bukan berada di pemerintah provinsi, melainkan di Kementerian Perhubungan dan BUMN. Karena itu, Pemprov Kalteng lebih berperan dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat.

“Harapan kita, dengan banyaknya bandara di Kalteng, keberadaan sarana transportasi udara ini benar-benar mendukung konektivitas, membuka akses investasi, serta menggerakkan perekonomian daerah,” pungkasnya.(*)

Penulis : yehezkiel

Editor : Apri

 

Berita Terkait

Pemprov Kalteng Dorong Pelayanan Publik yang Mudah, Jelas, dan Terintegrasi
Wapres Gibran Tinjau Penanganan Karhutla di Kalteng, Pemprov Perkuat Sinergi
Kalteng Perkuat Digitalisasi Pendidikan hingga Pelosok melalui Kelas Digital Huma Betang
Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati Penataan Agenda APBD Perubahan dan Pokir
Pemerintah Perkuat Pencegahan Karhutla, 325 Perusahaan HGU dan PBPH Bersinergi
Pemprov Kalteng Siagakan 10.700 Personel Hadapi Lonjakan Karhutla, 1.727 Hotspot Terdeteksi
Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih
Pemprov Kalteng dan DPRD Perkuat Sinergi Pembangunan, Karhutla Jadi Perhatian Serius

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 11:49 WIB

Pemprov Kalteng Dorong Pelayanan Publik yang Mudah, Jelas, dan Terintegrasi

Kamis, 10 September 2026 - 11:40 WIB

Wapres Gibran Tinjau Penanganan Karhutla di Kalteng, Pemprov Perkuat Sinergi

Rabu, 9 September 2026 - 18:08 WIB

Kalteng Perkuat Digitalisasi Pendidikan hingga Pelosok melalui Kelas Digital Huma Betang

Selasa, 8 September 2026 - 20:35 WIB

Pemprov dan DPRD Kalteng Sepakati Penataan Agenda APBD Perubahan dan Pokir

Selasa, 8 September 2026 - 20:02 WIB

Pemerintah Perkuat Pencegahan Karhutla, 325 Perusahaan HGU dan PBPH Bersinergi

Selasa, 8 September 2026 - 19:49 WIB

Pemprov Kalteng Siagakan 10.700 Personel Hadapi Lonjakan Karhutla, 1.727 Hotspot Terdeteksi

Kamis, 3 September 2026 - 20:05 WIB

Bantu Warga Hadapi Kekeringan, Pemprov Kalteng Salurkan 158.800 Liter Air Bersih

Rabu, 2 September 2026 - 14:43 WIB

Pemprov Kalteng dan DPRD Perkuat Sinergi Pembangunan, Karhutla Jadi Perhatian Serius

Berita Terbaru