Sinergi BUMN Sukseskan Proyek 3 Juta Rumah: Peran SIG dan Timah Properti di Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 02:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai ambil bagian dalam menjalankan proyek pembangunan 3 juta rumah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ilustrasi. Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mulai ambil bagian dalam menjalankan proyek pembangunan 3 juta rumah yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

1TULAH.COM-Visi Presiden Prabowo Subianto untuk membangun 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia perlahan mulai terwujud. Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menunjukkan komitmennya untuk berpartisipasi aktif dalam megaproyek ini.

Sejak beberapa waktu lalu, berbagai perusahaan plat merah di sektor konstruksi dan properti telah merapatkan barisan, bersiap menyukseskan program ambisius ini.

Terbaru, dua BUMN raksasa, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Timah Karya Persada Properti (Timah Properti), resmi bergabung. Keduanya akan berfokus pada pembangunan perumahan di Kota Bekasi, menjadi bukti konkret sinergi BUMN dalam mendukung program pemerintah.

Kolaborasi SIG dan Timah Properti: Membangun Perumahan Ramah Lingkungan

Kolaborasi antara SIG dan Timah Properti ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan kerja sama yang terjalin pada Februari lalu. Dalam proyek ini, SIG, melalui portofolio bisnis SobatBangun, dipercaya untuk menyediakan jasa konstruksi dan pasokan bahan bangunan ramah lingkungan. Proyek perdana mereka mencakup pembangunan 53 unit rumah tipe 60 dan VAR (bervariasi sesuai kebutuhan konsumen) di Cluster Alexandrite, Kota Bekasi.

Vita Mahreyni, Corporate Secretary SIG, mengungkapkan kebanggaannya atas partisipasi ini. “SIG bangga dapat berkolaborasi dengan Timah Properti dalam proyek ini dan berkontribusi dalam mendukung program 3 juta rumah,” ujar Vita kepada wartawan, Rabu (18/6/2025).

Peran SIG dalam proyek ini sangat vital. Mereka tidak hanya menyediakan layanan jasa konstruksi, termasuk penentuan dan pengikutsertaan mitra kontraktor SobatBangun dalam tender, tetapi juga layanan pemantauan pelaksanaan proyek secara berkala.

Hingga Mei 2025, SIG telah membuktikan komitmennya dengan memasok 2.257 zak semen dan 315 m³ beton siap pakai. Pembangunan Cluster Alexandrite sendiri telah dimulai sejak Februari 2025, dan progres pengerjaannya telah mencapai 30%, dengan target rampung pada akhir tahun 2025.

Baca Juga :  Mandek Sejak Reformasi, YLBHI Desak Presiden Segera Revisi UU Peradilan Militer

“Kolaborasi ini memberikan nilai bersama bagi kedua belah pihak, khususnya bagi Timah Properti, karena kerja sama ini berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pekerjaan rumah dan infrastruktur di Cluster Alexandrite,” tambah Vita. Ia juga menekankan bahwa kerja sama ini memastikan ketersediaan dan kelancaran pasokan bahan bangunan utama seperti semen dan beton siap pakai.

Komitmen Penuh Kementerian BUMN: Erick Thohir Siapkan Sistem Pendukung Utama

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah menegaskan komitmen penuh Kementerian BUMN dan seluruh perusahaan di bawahnya dalam mendukung percepatan program tiga juta rumah ini.

Erick menyatakan bahwa Kementerian BUMN siap menjadi sistem pendukung utama untuk memastikan program tersebut berjalan dengan sukses. “Visi Bapak Presiden jelas, bagaimana program tiga juta rumah harus sukses. Sekarang tinggal misinya yang ada di Pak Ara (Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman) dan saya di Kementerian BUMN sebagai supporting system,” ujar Erick usai rapat koordinasi dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di kantor Kementerian BUMN, Jakarta beberapa waktu lalu.

Erick menekankan bahwa sinergi lintas kementerian dan kolaborasi dengan sektor swasta merupakan kunci utama percepatan program. Ia mengaku sangat terbantu dengan langkah cepat Maruarar Sirait yang proaktif mengajak para pelaku usaha sektor swasta untuk turut membantu BUMN dalam menyukseskan pembangunan tiga juta rumah.

“Saya sudah berkali-kali sampaikan ketika kerja sama dengan Kementerian terkait, apalagi dengan langkah Pak Ara yang cepat sekali bermanuver dan memberikan solusi, kami sebagai supporting system pemerintah merasa dimudahkan. Apalagi kalau ekosistemnya bisa disinambungkan,” ucap Erick.

Baca Juga :  Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri

Ekosistem Pendanaan Terjangkau dan Transparansi

Menteri Erick Thohir optimistis program tiga juta rumah dapat terealisasi dengan kerja sama yang solid antara BUMN, swasta, dan dukungan dari Bank Indonesia. Kolaborasi ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam membangun ekosistem pendanaan yang terjangkau untuk semakin memudahkan realisasi program.

“Tadi juga disampaikan bahwa para pengembang juga bekerja sama secara terbuka dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Perumnas, apalagi nanti didorong oleh Bank Indonesia untuk membangun sebuah ekosistem yang bisa memudahkan aksesibilitas pendanaan yang murah,” lanjut Erick.

Dalam pertemuan tersebut, Erick juga menyampaikan bahwa Kementerian BUMN dan BUMN siap mendukung pembangunan seluas 792 hektare untuk 123 ribu rumah di lima lokasi strategis yang telah siap dikembangkan. Perumnas telah ditunjuk sebagai Project Management Office (PMO) untuk memastikan proses percepatan berjalan sesuai rencana.

Erick Thohir juga sangat menekankan pentingnya transparansi kerja sama antara sektor swasta dan BUMN. Ia ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi memiliki payung hukum yang jelas dan berjalan secara transparan untuk menghindari masalah di kemudian hari.

“Saya yakin dengan kerja sama yang solid, baik dengan swasta besar, menengah, kecil, maupun BUMN, target tiga juta rumah akan terealisasi demi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” pungkas Erick, penuh keyakinan.

Program ambisius 3 juta rumah ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia melalui penyediaan hunian yang layak. Dengan sinergi kuat antara BUMN, swasta, dan dukungan pemerintah, cita-cita ini bukan lagi sekadar impian, melainkan kenyataan yang sedang dalam proses pembangunan. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP
Eks Aktivis ICW: Kerugian Negara Sering Bombastis di Awal, Tapi Tak Terbukti di Sidang
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, SPPG Buntok Kota Siap Penuhi Kebutuhan Gizi Siswa
Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal
Tinjau Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Wakil Ketua DPRD Kalteng Junaidi Komitmen Tingkatkan Fasilitas
Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang
Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia
Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:57 WIB

Targetkan Jadi Destinasi Utama, DPRD Kalteng Matangkan Aturan Investasi dan PTSP

Selasa, 28 April 2026 - 16:56 WIB

Eks Aktivis ICW: Kerugian Negara Sering Bombastis di Awal, Tapi Tak Terbukti di Sidang

Selasa, 28 April 2026 - 13:02 WIB

Heriyus: Program OPP-MPP buka Peluang Kerja Masyarakat Lokal

Selasa, 28 April 2026 - 11:57 WIB

Tinjau Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Wakil Ketua DPRD Kalteng Junaidi Komitmen Tingkatkan Fasilitas

Selasa, 28 April 2026 - 06:08 WIB

Total Rp 100 Miliar Dikembalikan ke KPK, Kasus Korupsi Kuota Haji Mulai Terang Benderang

Selasa, 28 April 2026 - 02:54 WIB

Tragedi Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, 3 Orang Meninggal Dunia

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 17:06 WIB

Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri

Berita Terbaru

Olahraga

Mbappe Terancam Absen di El Clasico usai Alami Cedera Hamstring

Selasa, 28 Apr 2026 - 20:31 WIB