Wabup Rahmanto Tutup Pelatihan Dasar Penanganan Karhutla

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Mura Rahmanto Muhidin tutup pelatihan dasar penanganan Karhutla

Wabup Mura Rahmanto Muhidin tutup pelatihan dasar penanganan Karhutla

1tulah.com, Puruk Cahu – Bupati Murung Raya (Mura) melalui Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin secara resmi menutup kegiatan pelatihan dasar penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Murung Raya Tahun 2025 yang dilaksanakan di halaman kantor BPBD Kabupaten Murung Raya, Rabu, (4/6/2026).

Acara pemutupan turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Kepala Pelaksana BPBD Murung Raya, Instruktur dari TNI dan Polri, stakeholder terkait, serta peserta pelatihan.

Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin menyampaikan bahwa tujuan pelatihan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat serta pemangku kepentingan dalam menghadapi bencana karhutla di wilayah Kabupaten Murung Raya.

Baca Juga :  Heriyus Tekankan Loyalitas dan Tanggung Jawab dalam Kepemimpinan Sekda Baru

“Kita menyadari bahwa Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Murung Raya, kerap menghadapi berbagai bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga kebakaran hutan dan lahan. Kejadian tersebut telah menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, termasuk ancaman terhadap keselamatan jiwa,” kata Wabup.

Wabup Rahmanto juga menekankan bahwa kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana berulang yang lazim terjadi setiap musim kemarau. Ia menyebutkan bahwa lebih dari 90% penyebab kebakaran tersebut berasal dari aktivitas manusia, baik karena kesengajaan maupun kelalaian, yang diperparah oleh faktor alam seperti kemarau panjang dan fenomena El Nino.

Baca Juga :  Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

“Perilaku membakar lahan demi keuntungan jangka pendek harus dihentikan. Kita harus membangun paradigma baru pembangunan yang memperhatikan kelestarian lingkungan. Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik masyarakat, pelaku usaha, maupun Pemerintah Daerah,” harap Rahmanto

Disampaikan, pengendalian karhutla bukan hanya tugas Pemerintah, melainkan tanggung jawab semua pihak. Peran aktif, kesigapan dan komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan. (Sur)

Berita Terkait

13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI
Pemprov Kalteng Perkuat Reforma Agraria, 1.607 Hektare Lahan Berpotensi Jadi TORA
Alumni Servant Leadership Batch 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak Perubahan di Seruyan
Seruyan Seolah Diabaikan! Subani Pertanyakan Bantuan Penanganan Bencana
Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Pokir DPRD yang Transparan dan Akuntabel
Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan KHBS di Palangka Raya
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Pemprov Kalteng Datangkan 150 Ton Beras Premium untuk Kendalikan Inflasi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:41 WIB

13 Pelanggar Perda Ditindak, Satpol PP Perkuat Gerakan Indonesia ASRI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Reforma Agraria, 1.607 Hektare Lahan Berpotensi Jadi TORA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Alumni Servant Leadership Batch 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak Perubahan di Seruyan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Seruyan Seolah Diabaikan! Subani Pertanyakan Bantuan Penanganan Bencana

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Pemprov Kalteng Perkuat Tata Kelola Pokir DPRD yang Transparan dan Akuntabel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan Pangan dan KHBS di Palangka Raya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Pemprov Kalteng Datangkan 150 Ton Beras Premium untuk Kendalikan Inflasi

Berita Terbaru