Bahaya Kurang Tidur Malam, Studi Ungkap Dampaknya pada Jantung

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi kurang tidur

Foto ilustrasi kurang tidur

1TULAH.COM – Kurang tidur, khususnya di malam hari, terbukti memberikan dampak buruk terhadap kesehatan, terutama dalam meningkatkan risiko gangguan jantung.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh Uppsala University di Swedia mengungkap bahwa hanya dalam tiga malam dengan durasi tidur yang terbatas, risiko penyakit jantung dapat meningkat secara signifikan.

Studi tersebut menunjukkan bahwa tidur hanya selama 3–4 jam per malam sudah cukup untuk memicu perubahan dalam darah, khususnya peningkatan kadar protein inflamasi yang merupakan respons tubuh terhadap stres atau infeksi.

Apabila kadar protein ini tetap tinggi dalam jangka panjang, maka dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah yang berujung pada meningkatnya risiko gangguan kardiovaskular seperti gagal jantung, penyakit jantung koroner, dan fibrilasi atrium.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Penelitian ini melibatkan 16 pria dewasa muda yang sehat dan dipantau secara ketat di lingkungan laboratorium, di mana pola makan, aktivitas fisik, serta paparan cahaya mereka dikendalikan dengan ketat.

Para peserta menjalani dua fase, yaitu tidur normal selama 8,5 jam dan tidur terbatas sekitar 4,25 jam selama tiga malam berturut-turut.

Setelah masing-masing fase, para partisipan menjalani pemeriksaan darah dan melakukan latihan fisik singkat dengan sepeda.

Dari sekitar 90 jenis protein yang diukur dalam darah, para peneliti menemukan bahwa kurang tidur memicu lonjakan protein inflamasi yang terkait erat dengan peningkatan risiko penyakit jantung.

Umumnya, olahraga mampu meningkatkan kadar protein yang bermanfaat seperti interleukin-6 dan BDNF yang mendukung kesehatan otak dan jantung, namun respons positif tersebut menjadi jauh lebih lemah setelah tubuh mengalami kurang tidur.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Hal yang mengkhawatirkan adalah bahwa perubahan biologis ini sudah dapat terlihat hanya dalam waktu singkat pada orang-orang muda dan sehat.

Temuan ini menjadi perhatian serius karena kurang tidur adalah masalah yang sangat umum di kalangan orang dewasa, terutama akibat tekanan pekerjaan yang tinggi.

Selain itu, para peneliti menyoroti pentingnya waktu pengambilan sampel darah dalam studi ini, karena kadar protein dalam tubuh dapat berbeda antara pagi dan sore hari, dan perbedaan ini semakin mencolok ketika waktu tidur terbatas.

Hal ini menunjukkan bahwa tidur tidak hanya berpengaruh terhadap komposisi darah, tetapi juga memengaruhi waktu terjadinya perubahan fisiologis tersebut.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru