Kemendagri Siapkan Jurus Jitu Antisipasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2025

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk dalam forum Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI, serta lembaga penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). (Dok: Kemendagri)

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk dalam forum Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI, serta lembaga penyelenggara pemilu yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). (Dok: Kemendagri)

1TULAH.COM-Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bergerak cepat untuk meminimalisir potensi terulangnya Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2025.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk, membeberkan serangkaian langkah mitigasi yang telah disiapkan oleh Kemendagri dalam forum Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI serta penyelenggara pemilu.

Pertemuan penting yang dihadiri oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ini berlangsung di Ruang Rapat Komisi II, Gedung Nusantara, DPR RI, Jakarta, pada Senin (5/5/2025).

Dalam pemaparannya di hadapan para wakil rakyat dan penyelenggara pemilu, Wamendagri Ribka Haluk menekankan beberapa poin strategis yang menjadi fokus utama Kemendagri dalam mengantisipasi PSU.

Kesiapan Anggaran Jadi Prioritas Utama Mitigasi PSU

Ribka Haluk menegaskan bahwa ketersediaan anggaran menjadi salah satu langkah mitigasi krusial. Menurutnya, baik pemerintah daerah (Pemda) sebagai penyedia anggaran maupun penyelenggara pemilu harus memastikan adanya alokasi dana yang memadai. Kesiapan finansial ini bertujuan untuk menjamin kelancaran seluruh tahapan Pilkada, termasuk jika sewaktu-waktu diperlukan pelaksanaan PSU.

“Inilah hal yang juga perlu menjadi perhatian bersama, khususnya bagi Ketua KPU dan Bawaslu,” ujar Ribka, menyoroti pentingnya sinergi dan kesiapan dari seluruh pihak yang terlibat dalam proses demokrasi ini.

Peningkatan Koordinasi dan Sosialisasi Aturan PSU

Baca Juga :  Dilema Ketum 'Abadi' di Indonesia: Antara Simbol Partai dan Penghambat Regenerasi

Langkah mitigasi selanjutnya yang dipaparkan oleh Ribka adalah upaya intensif dalam meningkatkan koordinasi antar berbagai pihak terkait di daerah, terutama para penyelenggara Pilkada. Koordinasi yang solid diharapkan dapat meminimalisir potensi terjadinya permasalahan yang dapat berujung pada PSU.

Selain itu, Kemendagri juga akan menggencarkan sosialisasi produk perundang-undangan yang mengatur tentang PSU kepada para pasangan calon kepala daerah dan masyarakat luas. Langkah ini dianggap penting untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai aturan dan prosedur PSU.

Dengan pemahaman yang baik, diharapkan dapat mencegah kesalahpahaman di kemudian hari serta meningkatkan partisipasi pemilih yang bertanggung jawab.

Monitoring dan Evaluasi Intensif Daerah Rawan PSU

Kemendagri tidak hanya duduk di belakang meja. Ribka Haluk mengungkapkan bahwa dirinya bersama Wamendagri Bima Arya Sugiarto aktif turun langsung ke daerah-daerah yang berpotensi melaksanakan PSU. Langkah ini merupakan wujud komitmen Kemendagri dalam melakukan monitoring dan evaluasi secara intensif terhadap pelaksanaan tahapan Pilkada di lapangan.

“Yaitu bagian daripada bagaimana kita mitigasi terkait dengan pelaksanaan PSU,” tegasnya, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengawal proses Pilkada yang berkualitas.

Pengamanan Maksimal Guna Mencegah Konflik

Aspek keamanan juga menjadi perhatian utama dalam upaya mitigasi PSU. Ribka Haluk menjelaskan bahwa Kemendagri terus berkoordinasi erat dengan pihak TNI dan Polri untuk memastikan ketertiban dan keamanan di daerah-daerah yang melaksanakan PSU. Langkah ini bertujuan untuk meminimalisir potensi terjadinya konflik yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi. “Ini juga terus kami berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polri supaya dapat melaksanakan tugas dengan baik,” terangnya.

Baca Juga :  Bantu Atasi Masalah PHK dan Outsourcing, Desk Ketenagakerjaan Polri Diapresiasi Buruh

Evaluasi PSU Sebelumnya dan Harapan Perbaikan ke Depan

Dalam kesempatan tersebut, Ribka Haluk juga menyampaikan data terkait pelaksanaan PSU berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) per 24 Februari 2025. Tercatat, terdapat 24 daerah yang diperintahkan untuk melaksanakan PSU, dengan rincian 14 daerah melaksanakan PSU secara menyeluruh dan 10 daerah lainnya hanya sebagian. Selain itu, dua daerah juga harus menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ulang.

Hingga saat ini, 19 dari 24 daerah telah menyelesaikan PSU sesuai jadwal yang ditetapkan. Namun, masih ada lima daerah yang belum melaksanakan PSU dan dua daerah lainnya yang belum menyelenggarakan Pilkada ulang.

Ribka Haluk menyampaikan harapannya agar pelaksanaan PSU di masa mendatang dapat berjalan lebih berkualitas dan tidak berpotensi untuk terulang kembali. “Kami harapkan semoga mungkin [ke] depan bisa ada perbaikan-perbaikan,” pungkasnya.

Rapat kerja dan rapat dengar pendapat ini menjadi forum penting bagi Kemendagri untuk menyampaikan langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi PSU kepada para pemangku kepentingan pemilu. Diharapkan, dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, pelaksanaan Pilkada serentak 2025 dapat berjalan lancar, aman, dan berkualitas. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Teken Perpres 27/2026, Potongan Ojol Resmi Turun Jadi 8%!
Spinoloco Casino – Mobile‑First Slots, Live Tables & Crypto Play
Bantu Atasi Masalah PHK dan Outsourcing, Desk Ketenagakerjaan Polri Diapresiasi Buruh
Heboh! Aksi Spontan Presiden Prabowo Buka Baju dan Lempar ke Massa Buruh di May Day 2026
Roby Casino Mobile: Vincite Veloci e Gioco Rapido
Aviator – Het Snelle Crash Spel dat Je Alert Houdt
Magius Casino – Quick‑Fire Gaming voor de Snel‑Paced Speler
InstaSpin Casino: Quick‑Fire Slots & Rapid Wins voor de Moderne Speler
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:53 WIB

Kado Manis May Day 2026: Presiden Prabowo Teken Perpres 27/2026, Potongan Ojol Resmi Turun Jadi 8%!

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:56 WIB

Spinoloco Casino – Mobile‑First Slots, Live Tables & Crypto Play

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:21 WIB

Bantu Atasi Masalah PHK dan Outsourcing, Desk Ketenagakerjaan Polri Diapresiasi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:09 WIB

Heboh! Aksi Spontan Presiden Prabowo Buka Baju dan Lempar ke Massa Buruh di May Day 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:05 WIB

Aviator – Het Snelle Crash Spel dat Je Alert Houdt

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:56 WIB

Magius Casino – Quick‑Fire Gaming voor de Snel‑Paced Speler

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:33 WIB

InstaSpin Casino: Quick‑Fire Slots & Rapid Wins voor de Moderne Speler

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:15 WIB

Imigrasi Amankan 16 WNA di Sukabumi Terkait Dugaan Love Scamming, Segera Dideportasi!

Berita Terbaru