Nahas! Kebakaran Kapal di Kongo Tewaskan 148 Penumpang

- Jurnalis

Sabtu, 19 April 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kebakaran atau ledakan. Sumber foto : Suara.com

Ilustrasi kebakaran atau ledakan. Sumber foto : Suara.com

1TULAH.COM – Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan kapal di Kongo awal pekan ini telah meningkat menjadi 148 orang, sebagaimana disampaikan oleh pejabat setempat pada Jumat, 18 April 2025.

Insiden tragis tersebut terjadi pada malam hari Selasa, 15 April, di wilayah Mbandaka, Provinsi Equateur.

Menurut pernyataan Senator Jean-Paul Boketsu Bofili, kapal kayu bermotor yang mengalami kecelakaan tersebut tengah membawa sekitar 500 penumpang, termasuk anak-anak, saat tiba-tiba terbakar dan akhirnya terbalik.

Lebih dari 150 orang dilaporkan berhasil diselamatkan meskipun mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan yang bervariasi. Namun, ratusan penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.

Baca Juga :  Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Beberapa korban ditemukan dalam keadaan hangus terbakar di dalam kapal. Media lokal melaporkan bahwa kebakaran bermula saat seorang perempuan di atas kapal sedang memasak, yang kemudian memicu api dan menyebabkan kapal terbakar hebat.

Kapal tersebut diketahui berangkat dari pelabuhan Bolenge, Equateur, menuju pasar utama di desa Ngbondo.

Sebelumnya, pihak berwenang memperkirakan jumlah korban jiwa hanya sekitar 50 orang, namun angka itu terus bertambah seiring dengan proses evakuasi dan pencarian korban.

Baca Juga :  Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Di Kongo, moda transportasi air menjadi pilihan utama masyarakat karena banyak ruas jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan darat.

Ironisnya, tragedi ini terjadi hanya beberapa hari setelah insiden serupa di sungai yang sama, di mana lebih dari 50 orang dilaporkan tewas akibat kapal yang kelebihan muatan terbalik.
Kecelakaan beruntun ini kembali menyoroti lemahnya regulasi dan pengawasan terhadap keselamatan transportasi air di wilayah tersebut.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran
Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin
Iran Peringatkan AS! ‘Nikmati Harga Bensin Sekarang Sebelum Blokade Mengubah Segalanya’
Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI
Iran Deklarasikan Kemenangan Telak atas AS dan Israel: Donald Trump Setujui 10 Tuntutan Teheran
Cek Fakta: Benarkah Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia? Viral Video AI Jari Enam Jadi Sorotan
Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Rabu, 15 April 2026 - 08:33 WIB

Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran

Selasa, 14 April 2026 - 08:54 WIB

Seimbangkan Kekuatan Timur dan Barat, Prabowo Temui Macron Usai Diskusi Panjang dengan Putin

Senin, 13 April 2026 - 14:09 WIB

Iran Peringatkan AS! ‘Nikmati Harga Bensin Sekarang Sebelum Blokade Mengubah Segalanya’

Jumat, 10 April 2026 - 07:26 WIB

Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI

Rabu, 8 April 2026 - 12:12 WIB

Iran Deklarasikan Kemenangan Telak atas AS dan Israel: Donald Trump Setujui 10 Tuntutan Teheran

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:48 WIB

Cek Fakta: Benarkah Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia? Viral Video AI Jari Enam Jadi Sorotan

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:57 WIB

Yerusalem Mencekam! Ledakan Hebat Pecah Saat Rudal Iran Terobos Pertahanan Udara Israel

Berita Terbaru