Kapolri Perintahkan Kabareskrim Tangkap Pelaku Teror Kepala Babi dan Tikus ke Kantor Redaksi Tempo

- Jurnalis

Minggu, 23 Maret 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Redaksi Tempo kembali mengalami peristiwa teroris. Setelah kiriman kepala babi tanpa kuping, kini kantor redaksi Tempo dikirimi bangkai tikus tanpa kepala. (Foto: Dok. Tempo)

Kantor Redaksi Tempo kembali mengalami peristiwa teroris. Setelah kiriman kepala babi tanpa kuping, kini kantor redaksi Tempo dikirimi bangkai tikus tanpa kepala. (Foto: Dok. Tempo)

1TULAH.COM-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memerintahkan Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada untuk mengusut tuntas kasus teror kepala babi dan bangkai tikus terpenggal yang dialamatkan ke Kantor Redaksi Tempo. Perintah ini dikeluarkan setelah rentetan teror yang mengancam keselamatan jurnalis dan kebebasan pers.

Perintah Kapolri dan Upaya Penyelidikan

“Saya sudah perintahkan kepada Kabareskrim untuk melaksanakan penyelidikan lebih lanjut,” kata Listyo usai menghadiri acara safari Ramadan di Mesjid Raya Medan, Sabtu (22/3/2025). Kapolri memastikan bahwa Polri akan berupaya maksimal untuk mengungkap pelaku dan dalang di balik aksi teror tersebut. “Kita semua tentunya akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk bisa menindaklanjuti hal tersebut,” tambahnya.

Kronologi Teror yang Mengguncang Redaksi Tempo

Kantor Redaksi Tempo di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan, mengalami dua kali teror dalam waktu yang berdekatan:

  • Teror Pertama: Pada 19 Maret 2025, sebuah paket berisi kepala babi dengan kondisi telinga terpotong dikirimkan kepada Francisca Christy Rosana (Cica), jurnalis dan host siniar Bocor Alus Politik. Berdasarkan rekaman CCTV, paket tersebut dikirim oleh seorang kurir pria yang menggunakan sepeda motor Honda Beat putih, berjaket hitam, dan helm Gojek.
  • Teror Kedua: Tiga hari kemudian, pada 22 Maret 2025, seorang tak dikenal melempar kardus berisi enam bangkai tikus dengan kepala terpenggal ke Kantor Redaksi Tempo sekitar pukul 02.11 WIB.
Baca Juga :  Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Kecaman dan Desakan Pengusutan Tuntas

Rentetan aksi teror ini menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk Amnesty International Indonesia. Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menilai aksi teror ini sebagai ancaman terhadap kerja-kerja jurnalistik kritis.

Baca Juga :  Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

“Kami mengecam aksi-aksi teror yang bertujuan untuk menciptakan iklim ketakutan bagi jurnalis seperti ini,” kata Usman.

Usman Hamid juga mendesak otoritas hukum dan keamanan untuk proaktif menginvestigasi teror dan intimidasi terhadap Tempo, serta memastikan tidak akan terjadi lagi serangan terhadap media.

Redaksi Tempo telah melaporkan kasus teror kepala babi ini ke Bareskrim Polri pada 21 Maret 2025. Koordinator Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Indonesia, Erick Tanjung, menyebut teror kepala babi tersebut sebagai simbol ancaman pembunuhan.

Dalam laporannya, KKJ tidak hanya mempersangkakan pelaku dengan Pasal 18 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, tetapi juga Pasal 336 KUHP tentang ancaman pembunuhan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 17:08 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Minggu, 13 September 2026 - 05:45 WIB

Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terbaru