DPRD Kalteng Dorong Pemda: Tuntaskan Permukiman Kumuh Demi Kesejahteraan Warga!

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng, Yetro M Yoseph. Foto:Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng, Yetro M Yoseph. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Yetro Midel Yoseph, kembali menyuarakan urgensi penataan kawasan permukiman kumuh di wilayahnya. Ia mendesak pemerintah daerah (pemda) kabupaten dan provinsi untuk mempercepat perbaikan demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tertata, dan layak huni bagi masyarakat.

Yetro Midel Yoseph menekankan bahwa penanganan permukiman kumuh adalah prioritas utama untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Ia berharap instansi terkait mengoptimalkan program-program yang ada demi lingkungan yang lebih nyaman dan asri.

Baca Juga :  Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

“Kami menyadari bahwa penataan permukiman kumuh adalah tugas besar yang membutuhkan sinergi berbagai pihak. Kami siap mendukung penuh langkah pemda. Ini bukan sekadar tugas teknis, tetapi investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat Kalteng,” ujarnya, Kamis (27/2/2025).

Baca Juga :  99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Yetro Midel Yoseph juga menegaskan pentingnya pemerataan penataan di seluruh wilayah Kalteng. Ia menyoroti masih banyaknya daerah yang memerlukan perhatian khusus untuk mengurangi risiko bencana dan meningkatkan kualitas lingkungan tempat tinggal.

Ia berharap, penataan yang tepat akan meningkatkan kesejahteraan warga, meminimalkan potensi bencana, dan memastikan pembangunan berkelanjutan di Kalteng berjalan optimal. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru