[OPINI] HSU Bangkit: Menanti Realisasi Janji Politik Sahrujani-Hero Setiawan

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OLEH: Rosihan Anwar 

PROGRAM 100 hari kerja kepala daerah terpilih merupakan langkah awal dalam merealisasikan visi pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan.

Namun, program ini tidak boleh sekadar menjadi janji kampanye tanpa tolak ukur yang jelas.

Masyarakat berhak mengetahui skala prioritas, jumlah program yang akan dijalankan, serta rencana aksi yang akan diimplementasikan di lapangan.

Keberhasilan program 100 hari harus memiliki ukuran yang konkret, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Oleh karena itu, kepala daerah terpilih, yakni Bupati Hulu Sungai Utara, H Sahrujani dan Wakil Bupati Hero Setiawan harus menyampaikan secara transparan kepada publik mengenai pencapaian yang ditargetkan dalam 100 hari, 1 tahun, dan 5 tahun ke depan.

Hal ini penting agar janji politik yang disampaikan dalam kampanye tidak hanya menjadi retorika, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata yang terdokumentasi dalam lembaran daerah sebagai pedoman kerja.

Dalam konteks Hulu Sungai Utara (HSU), visi “HSU Bangkit” yang diusung saat kampanye harus dapat menjawab berbagai tantangan daerah. Beberapa isu strategis yang menjadi perhatian utama meliputi:

1. Keunggulan strategis HSU

Bagaimana memaksimalkan potensi daerah untuk meningkatkan daya saing.

2. Bencana banjir

Langkah konkret dalam mitigasi dan penanganan dampak banjir.

3. Kemiskinan

Program nyata untuk mengurangi angka kemiskinan di masyarakat.

4. Keterbatasan lapangan kerja

Upaya peningkatan kesempatan kerja bagi warga.

5. Infrastruktur dan konektivitas Pembangunan jalan, jembatan, dan akses transportasi yang lebih baik.

6. Pemberdayaan ekonomi lokal Mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah.

7. Akses pendidikan dan kesehatan Peningkatan fasilitas dan kualitas layanan dasar.

8. Optimalisasi Polder Alabio Pemanfaatan infrastruktur pengendalian air secara efektif.

Dari isu-isu tersebut, penting bagi kepala daerah terpilih untuk menjelaskan skala prioritas dan merinci program yang dapat segera dijalankan serta yang masih dalam tahap perencanaan. Transparansi dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan akan menjadi kunci keberhasilan pemerintahan yang baru.

Masyarakat HSU berharap bahwa “HSU Bangkit” bukan sekadar slogan politik, tetapi menjadi kenyataan yang terwujud dalam kebijakan dan program kerja nyata demi kesejahteraan bersama. Ke depan, publik akan terus mengawal dan menagih janji-janji tersebut agar benar-benar terealisasi sesuai dengan harapan yang telah dibangun.(*)

Penulis adalah pemerhati kebijakan publik di Hulu Sungai Utara

——————————————————-

               ——————————-

——————————————————-

Berita Terkait

Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma
Fenomena Brain Drain di Indonesia
Kerugian Masyarakat dan Kompensasi Atas Pemadaman Listrik
Mengenal Oligarki dan Cara Kerjanya
Waspadai Penurunan Fungsi Otak Anak di Era Digital
Polemik Program Makan Bergizi Gratis: Antara Kegembiraan Bocah SD dan Gugatan Mahasiswa
Dompet Kosong, Panggung Megah
Uang Rakyat untuk Manfaat, Bukan Laba

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:14 WIB

Mitos “Agent of Change” dan Fenomena KKN Influencer: Saat Pengabdian Mahasiswa Bertumbal Algoritma

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena Brain Drain di Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 08:11 WIB

Kerugian Masyarakat dan Kompensasi Atas Pemadaman Listrik

Senin, 29 Juni 2026 - 16:44 WIB

Mengenal Oligarki dan Cara Kerjanya

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:38 WIB

Waspadai Penurunan Fungsi Otak Anak di Era Digital

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:17 WIB

Polemik Program Makan Bergizi Gratis: Antara Kegembiraan Bocah SD dan Gugatan Mahasiswa

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:14 WIB

Dompet Kosong, Panggung Megah

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:04 WIB

Uang Rakyat untuk Manfaat, Bukan Laba

Berita Terbaru