Melalui FGD Ketahanan Pangan Jagung Hibrida, Pj Bupati Muhlis Dorong Swasembada Pangan Barut

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut), Kalteng, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) tentang ketahanan pangan dengan fokus pada produksi jagung hibrida pada Senin, 17 Februari 2025. Foto: Diskominfosandi Barut

Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut), Kalteng, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) tentang ketahanan pangan dengan fokus pada produksi jagung hibrida pada Senin, 17 Februari 2025. Foto: Diskominfosandi Barut

1TULAH.COM, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut), Kalteng, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) tentang ketahanan pangan dengan fokus pada produksi jagung hibrida pada Senin, 17 Februari 2025.

Hal itu dilaksanakan dalam upaya mendukung program Swasembada Pangan Nasional. Kegiatan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk unsur DPRD, kepolisian, perusahaan swasta, dan masyarakat petani yang diselenggarakan di Aula Anggrawina Jagratara Mapolres Barut.

Pj Bupati Barut, Muhlis, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan sektor swasta dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya di bidang tanaman jagung.

“Harapan kita bersama, jagung hibrida tetap menjadi komoditas unggulan Barito Utara yang mampu memenuhi 60% kebutuhan jagung di Kalimantan Tengah,” kata Pj Bupati Muhlis.

Baca Juga :  Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Dia juga mengajak perusahaan yang berinvestasi di Barut untuk turut berperan aktif dalam pembinaan masyarakat agar tertarik bertani jagung hibrida. Selain itu, pemerintah daerah berencana memanfaatkan lahan produktif yang belum dikelola sebagai upaya meningkatkan produksi pertanian.

“Melalui FGD ini, diharapkan ada kesamaan persepsi dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran terkait ketahanan pangan nasional. Jika kita bergandengan tangan, saya yakin swasembada pangan khususnya di sektor jagung akan terwujud,” tuntas Pj Bupati Muhlis.

Sementara Kapolres Barut, AKBP Singgih Febiyanto, menyampaikan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan jagung hibrida di wilayah setempat.

Dalam paparan pada acara FGD, Kapolres AKBP Singgih menyoroti pentingnya pemanfaatan lahan kering dan perkebunan untuk meningkatkan produksi jagung.

Baca Juga :  Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Menurut data yang dipaparkan, target pengembangan jagung di Barut mencakup lahan seluas 9.935,85 hektare, yang terdiri dari beberapa klaster. di antaranya bantuan bibit jagung 2.216 hektare mitra GAPKI dan non-GAPKI 3.515,97 hektare, dan mitra pertambangan (monokultur) 4.203,88 hektare.

Dalam perencanaannya, beberapa perusahaan telah menyatakan kesiapan mereka dalam mendukung program ini, termasuk PT AGU, PT MPG, PT SAL/SYK, dan PT SSR dengan pola tumpangsari dan monokultur.

AKBP Singgih menekankan bahwa dengan koordinasi yang baik antara kepolisian, pemerintah daerah, dan perusahaan, ketahanan pangan melalui budidaya jagung hibrida dapat diwujudkan, mendukung program swasembada pangan nasional.

Editor: Aprie

Berita Terkait

PT NPR Dorong Penyelesaian Tali Asih Lahan dengan Pendekatan Kearifan Lokal
Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat
Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter
Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU
Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan
Bupati dan Forkopimda Barut Turun Langsung Pantau Titik Api Karhutla
APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program Prioritas yang Berdampak bagi Warga
Desa Teluk Malewai Percepat Realisasi DD dan ADD hingga 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:29 WIB

PT NPR Dorong Penyelesaian Tali Asih Lahan dengan Pendekatan Kearifan Lokal

Senin, 21 September 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 13:06 WIB

Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU

Kamis, 17 September 2026 - 15:59 WIB

Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Rabu, 16 September 2026 - 00:15 WIB

Bupati dan Forkopimda Barut Turun Langsung Pantau Titik Api Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:12 WIB

APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program Prioritas yang Berdampak bagi Warga

Selasa, 15 September 2026 - 10:46 WIB

Desa Teluk Malewai Percepat Realisasi DD dan ADD hingga 85 Persen

Berita Terbaru