Korban Meninggal Konsumsi Miras Oplosan di Cianjur Bertambah

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mayat (sumber: suara.com)

Ilustrasi mayat (sumber: suara.com)

 

1TULAH.COM – Jumlah korban meninggal akibat konsumsi minuman keras oplosan dengan alkohol murni 96 persen di Cianjur, Jawa Barat, bertambah menjadi empat orang.

Menyikapi peningkatan jumlah korban, pihak kepolisian bersama tenaga kesehatan segera menyisir perkampungan untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum terdata.

Kapolsek Mande, AKP Dadeng, mengungkapkan bahwa salah satu korban yang meninggal adalah J (43), warga Desa Kademangan, Kecamatan Mande.

Korban mengalami sakit di dada dan perut setelah mengonsumsi minuman oplosan dan akhirnya meninggal sebelum sempat mendapatkan perawatan medis.

Baca Juga :  Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Menurut pendataan petugas, empat korban yang meninggal dunia adalah H (34), G (29), E (55), dan J (43), seluruhnya berasal dari Desa Kademangan.

Selain itu, jumlah korban yang masih menjalani perawatan di rumah sakit juga bertambah dari enam menjadi delapan orang.

Pihak kepolisian terus melakukan penyisiran di sejumlah wilayah untuk menemukan kemungkinan adanya korban lain yang belum mendapatkan pertolongan medis.

Dua korban tambahan yang baru dirawat sebelumnya tidak dilaporkan oleh keluarganya, tetapi setelah informasi diterima, petugas segera membawa mereka ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Persiapan Pemilu 2029: Komisi II DPR Bentuk Panja RUU Pemilu dan Adminduk, Buka Ruang Masukan Masyarakat

Sebelumnya, Polres Cianjur telah mendalami kasus ini setelah tiga warga Desa Kademangan meninggal dunia akibat pesta minuman keras oplosan yang berlangsung pada Kamis (6/2) dan Jumat (7/2) malam.

Menurut Kasatnarkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama, sembilan orang diketahui mengonsumsi minuman keras dengan alkohol murni 96 persen yang dipesan oleh salah satu korban.

Setelah kembali ke rumah masing-masing, beberapa dari mereka mengalami keracunan dan harus dilarikan ke rumah sakit pada Sabtu dini hari.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas
Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?
Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Luas Kebakaran Melonjak 69%, Mengapa Pemerintah Belum Tetapkan Status Bencana Nasional?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Berita Terbaru