Pendaki Mapala UHAMKA Meninggal usai Hilang di Gunung Joglo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mayat (Envato)

Ilustrasi mayat (Envato)

 

1TULAH.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengonfirmasi bahwa seorang pendaki bernama Mohamad Rohadi (21), yang sebelumnya dilaporkan hilang di Gunung Joglo, Kecamatan Cisarua, telah ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan bahwa Rohadi, anggota Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (Imapala) Universitas Muhammadiyah Jakarta Selatan (UHAMKA), ditemukan pada hari kedua proses pencarian.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 1 Februari 2025, pukul 09.41 WIB di aliran Curug Pariuk dalam posisi telungkup,” ujar Adam.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang

Menurut analisis BPBD Kabupaten Bogor, dugaan sementara penyebab kejadian ini adalah korban terjatuh atau terseret akibat jalur pendakian yang tertutup kabut dan hujan karena cuaca ekstrem.

Selain itu, medan di sekitar lokasi juga cukup berbahaya karena banyak jurang dan lembah.

Adam menjelaskan bahwa sebelumnya, Rohadi bersama tim Imapala UHAMKA sedang menjalani Pendidikan Dasar (Diksar) pada Rabu (29/1) pukul 18.00 WIB.

Saat itu, salah satu senior yang bertugas sebagai swiper, Akbar, melakukan pengecekan terakhir. Namun, saat kembali ke titik perpisahan, Rohadi sudah tidak terlihat di tempatnya.

Baca Juga :  Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: "Suka-suka Saya Dong!"

Pada saat itu, Akbar mengira bahwa Rohadi telah turun lebih dahulu dari gunung. Namun, setelah dilakukan pengecekan di bawah, seluruh anggota rombongan telah berkumpul, kecuali Rohadi, sehingga dinyatakan hilang.

BPBD Kabupaten Bogor menerima laporan mengenai orang hilang di Gunung Joglo pada Jumat (31/1) sekitar pukul 15.30 WIB dan segera melakukan operasi pencarian.

Pencarian hari pertama berlangsung hingga pukul 23.30 WIB dan dilanjutkan keesokan harinya pada pukul 08.00 WIB. Tak lama setelah pencarian dilanjutkan, jasad Rohadi akhirnya ditemukan pada pukul 09.41 WIB.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M
Wabup Barsel Instruksikan Pembentukan Posko Karhutla dan Distribusi Air Bersih di Setiap Kecamatan
Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon
DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting
Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”
Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!
Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

SiLPA Anjlok Jadi Rp10 Miliar, Struktur Belanja APBD Perubahan Barito Selatan Dipangkas Rp200 M

Senin, 28 September 2026 - 13:31 WIB

Dugaan Cacat Syarat Pendidikan Gibran Disidangkan di MK, Ini Poin Gugatan Pemohon

Senin, 28 September 2026 - 06:53 WIB

DPRD Kalteng Dukung Pembukaan Rekening Bansos, Purdiono: Pemberdayaan Ekonomi Jauh Lebih Penting

Senin, 28 September 2026 - 06:48 WIB

Jokowi Hadiri Rakorda PSI Kabupaten Bekasi, Alasan Baru Tunjukkan KTA: “Suka-suka Saya Dong!”

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Minggu, 27 September 2026 - 09:28 WIB

Kemenimipas Bongkar Temuan Sidak di Lapas Cibinong: Pintu Sel Diperiksa Satu per Satu!

Minggu, 27 September 2026 - 09:17 WIB

Membaca Dinamika Gambut Indonesia: Mengapa Matematika dan Pemodelan Sains Menjadi Kunci Menjaga Keseimbangan Karbon Bumi

Sabtu, 26 September 2026 - 09:14 WIB

Setahun Berjuang Lawan Sakit, Guruh Soekarnoputra Mengembuskan Napas Terakhir di RS Siloam

Berita Terbaru