Benarkah Harvey Moeis Menggunakan BPJS Khusus Orang Tidak Mampu? Cek Faktanya Disini!

- Jurnalis

Senin, 30 Desember 2024 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar dari akun X @irwndfrry (1)

Tangkapan Layar dari akun X @irwndfrry (1)

1TULAH.COM – Harvey Moeis yang seorang Pengusaha viral karena diduga menggunakan layanan BPJS Kesehatan khusus orang miskin. Mari Cek Fakta apakah betul bahwa Harvey Moeis menggunakan BPJS Kesehatan khusus untuk orang miskin atau tidak.

Sekedar informasi, BPJS Kesehatan adalah badan penyelenggara program jaminan sosial di bidang kesehatan. Salah satu program dari mereka adalah BPJS PBI. Program PBI adalah singkatan dari Penerima Bantuan Iuran. Itu merupakan program BPJS Kesehatan yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin yang tidak mampu membayar iuran bulanan.

Pemerintah sepenuhnya menanggung semua biaya iuran bulanan dari para pengguna PBI. Berdasarkan situs resmi BPJS, peserta BPJS PBI meliputi orang yang tergolong sebagai fakir miskin ataupun orang tidak mampu menurut data dari Dinas Sosial.

Laman resmi Kementrian Sosial mengungkapkan bahwa peserta yang mengajukan untuk menjadi anggota BPJS PBI harus mendatangi kantor Dinas Sosial dan membawa KTP, KK, Surat Keterangan Tidak Mampu atau Surat Keterangan Miskin.

Baca Juga :  Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan 'Satu Pintu' Lewat Bos Maktour

Akun X/Twitter @irwndfrry membagikan postingan viral mengenai data Harvey Moeis di BPJS Kesehatan. Kerja sama netizen dan para peretas berhasil membobol data Harvey Moeis, berikut alamat lengkap serta nomor KTP-nya.

Tangkapan Layar dari akun X @irwndfrry (1)
(2)
(3)

“Jangan galak-galak ke mereka guys, mereka fakir miskin yang ditanggung pemerintah,” tulis @irwndfrry. Tangkapan layar memperlihatkan Harvey Moeis dan Sandra Dewi mempunyai anggota kepesertaan aktif BPJS PBI yang dibebankan oleh APBD.

Diketahui, Harvey Moeis terjerat kasus korupsi timah yang merugikan negara senilai Rp 300 triliun. Akan tetapi, hakim hanya menjatuhkan vonis 6,5 tahun penjara saja.

Vonis yang sangat ringan membuat para netizen menjadi marah dan menyindir Harvey Moeis serta keputusan hakim menjadi sebuah konten komedi. Publik semakin kesal setelah terdapat tudingan bahwa Harvey Moeis menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan PBI.

Benarkah Harvey Moeis memakai BPJS Kesehatan khusus untuk orang miskin?

Baca Juga :  Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang

Berikut Penjelasan

Harvey Moeis Pakai BPJS Khusus Orang Miskin.

Data pribadi Harvey Moeis disebar oleh hacker di X dan Instagram. Salah satu akun yang menyebar adalah @met4infoxxx. Berdasarkan informasi yang beredar, nomor KTP Harvey Moeis adalah 317305301185** dan tanggal lahir 30 November 1985.

Peserta BPJS sendiri bisa mengecek status informasi kepesertaan lewat nomor WhatsApp resmi BPJS Kesehatan yaitu ‘0811-8-165-165. Saat memasukkan nomor 317305301185**, pelayanan otomatis BPJS mengonfirmasi bahwa nomor KTP milik Harvey Moeis terdaftar di BPJS.

Sebelum mengetahui detail kepesertaan, layanan BPJS akan meminta Tahun-Bulan-Tanggal lahir peserta BPJS. saat memasukkan tanggal lahir Harvey Moeis dengan format tersebut yaitu: 1985-11-30.

Hasilnya terdapat keterangan “HaXXXX MoXXX. Jenis peserta PBI (APBD). Status peserta Aktif”. Ada pula keteragan lain yaitu “SaXXXX DeXX. Jenis peserta PBI (APBD). Status peserta Aktif”.

Kesimpulan

Mengingat nama Harvey Moeis sudah terdaftar di BPJS Kesehatan PBI, kabar bahwa Harvey Moeis memakai BPJS Kesehatan khusus untuk orang miskin diduga kuat adalah BENAR.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Berita Terkait

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja
Pemkab Murung Raya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersama KPK
Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun
Tingkatkan Rasa Bangga Berbusana Lokal, DWP Sekretariat DPRD Kalteng Edukasi Anggota lewat Museum Batik
Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran
Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas
Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026
Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Soroti Hak Pesangon dan PHK, KSPI Desak Pemerintah Cabut PP Turunan UU Cipta Kerja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Pemkab Murung Raya Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersama KPK

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Skandal Korupsi PT TPL Tbk, Negara Rugi Rp2 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Bahlil dan Purbaya Bertemu Bahas Subsidi BBM Tepat Sasaran

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Ahmad Sahroni Minta Provokator Hoaks di Medsos Ditindak Tegas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Salju Abadi Indonesia Kian Memudar: Gletser Puncak Jaya Papua Tersisa 2 Persen, Diprediksi Punah Total 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Dakwaan Kasus Kuota Haji: JPU KPK Ungkap Pengaturan Kuota Tambahan ‘Satu Pintu’ Lewat Bos Maktour

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah

Berita Terbaru