Murah Tapi Berkualitas, Ini Janji Menag untuk Haji 2025

- Jurnalis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Suara.com/Novian)

Menteri Agama Nasaruddin Umar. (Suara.com/Novian)

1TULAH.COM-Kabar baik bagi calon jemaah haji! Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan bahwa biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025 akan lebih murah dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan Menag usai bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jumat (27/12/2024).

“Kita membicarakan banyak hal, kira-kira apa yang bisa membikin jamaah haji nanti kita ini lebih nyaman, lebih tenang, dan yang paling penting juga adalah lebih murah,” ujar Nasaruddin.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Terbitkan Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Ekosistem Transportasi Digital

Meski demikian, Menag menegaskan bahwa penurunan biaya haji tidak akan mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan kepada jemaah. Pemerintah akan melakukan efisiensi pada berbagai aspek penyelenggaraan haji tanpa mengorbankan kenyamanan dan keamanan jamaah.

“Kita akan melakukan efisiensi tetapi efektif sehingga tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada jemaah,” tambahnya.

Beberapa upaya yang akan dilakukan pemerintah untuk menurunkan biaya haji antara lain:

  • Efisiensi biaya operasional: Pemerintah akan mencari cara untuk memangkas biaya operasional penyelenggaraan haji, seperti biaya akomodasi, transportasi, dan konsumsi.
  • Peningkatan kualitas layanan: Meskipun biaya lebih murah, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan, seperti pembimbingan ibadah, kesehatan, dan keamanan jamaah.
  • Pemberantasan praktik korupsi: Pemerintah akan melakukan pembersihan terhadap berbagai penyimpangan dalam pengelolaan haji sebelumnya, sehingga diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan biaya.
Baca Juga :  DPRD Kalteng Dukung Rencana Gubernur Perpanjang Status Tanggap Darurat Karhutla 30 Hari

Dengan adanya kabar baik ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang dapat menunaikan ibadah haji. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal
Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya
Tag :

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WIB

Atasi Kabut Asap Karhutla hingga Singapura, Pemerintah Indonesia Dampingi Aksi Lapangan dengan Diplomasi

Berita Terbaru