Geger! Australia Larang Banyak Varian Indomie, Kandungannya Bahayakan Kesehatan

- Jurnalis

Kamis, 19 Desember 2024 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indomie. (Twitter/@AgamaIndomie)

Indomie. (Twitter/@AgamaIndomie)

1TULAH.COM-Kehebohan melanda dunia kuliner setelah Australia resmi melarang peredaran beberapa varian Indomie di negaranya. Keputusan ini diambil setelah ditemukannya kandungan berbahaya yang tidak tercantum pada kemasan produk.

Badan Standar Pangan Australia-Selandia Baru (FSANZ) bersama dengan beberapa distributor besar telah mengumumkan penarikan empat varian rasa Indomie yang populer di Indonesia, yaitu Mie Goreng Rasa Rendang, Mie Goreng Aceh, Rasa Soto Mie, dan Rasa Ayam Bawang.

Mengapa Dilarang?

Pelarangan ini dilakukan setelah FSANZ menemukan adanya kandungan alergen yang tidak tercantum pada label kemasan. Alergen ini dapat membahayakan kesehatan konsumen yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap bahan-bahan tertentu, terutama susu dan telur.

  • Indomie Mi Goreng Rasa Rendang: Tidak mencantumkan alergen susu.
  • Indomie Mi Goreng Aceh: Tidak mencantumkan alergen udang, ikan, susu, dan telur.
  • Indomie Rasa Soto Mie dan Indomie Rasa Ayam Bawang: Tidak mencantumkan alergen susu dan telur.
Baca Juga :  Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Dampak Bagi Konsumen

Konsumen yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap bahan-bahan tersebut berisiko mengalami reaksi alergi yang serius jika mengonsumsi produk Indomie yang dilarang. Reaksi alergi dapat berupa ruam kulit, gatal-gatal, sesak napas, hingga anafilaksis yang mengancam jiwa.

Baca Juga :  Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

FSANZ mengimbau kepada konsumen yang telah membeli produk Indomie varian yang disebutkan di atas untuk tidak mengonsumsinya dan mengembalikan produk tersebut ke tempat pembelian.

Tanggapan Indofood

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Indofood, produsen Indomie, terkait pelarangan produknya di Australia.

Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi produsen makanan untuk selalu memperhatikan keamanan pangan dan memberikan informasi yang lengkap dan akurat pada label produk. Konsumen juga diharapkan lebih teliti dalam membaca label sebelum membeli dan mengonsumsi suatu produk. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan
Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan
Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima
KPK Atur Ulang Jadwal Pemeriksaan Nia Kania dalam Kasus Bank BJB
Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami
Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan
Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Reses DPRD Kalteng Dapil II: Infrastruktur, Layanan Dasar, dan Pertanian Jadi Aspirasi Utama Warga Kotim-Seruyan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Dugaan Korupsi Dana Bencana di BNPB, KPK Amankan 14 Orang Beserta Uang dan Emas Batangan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:14 WIB

Kemenkeu Siapkan Skema Baru, Mulai 2027 Dana Pensiun dan Bansos Langsung Cair ke Rekening Penerima

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Karhutla Meluas, DPR Dorong Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dampak Karhutla Bagi Satwa Liar: Kemenhut Tangani 290 Satwa, Termasuk 96 Orangutan Kalimantan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Atasi Karhutla Taman Nasional Tanjung Puting, Presiden Prabowo Kirim 200 Pompa Air dan Anggaran Rp2 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Berita Terbaru