Makeup dan Produk Kecantikan: Ancaman Tersembunyi bagi Ibu Hamil dan Menyusi

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2024 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ibu hamil merias wajah. [Dok.Antara]

Ilustrasi ibu hamil merias wajah. [Dok.Antara]

1TULAH.COM-Kecantikan memang dambaan setiap wanita, termasuk ibu hamil dan menyusui. Namun, tahukah Anda bahwa penggunaan produk makeup dan perawatan pribadi sehari-hari dapat membawa risiko yang cukup serius bagi kesehatan ibu dan bayi?

Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Universitas Brown mengungkap fakta mengejutkan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan produk riasan, kutek, parfum, hingga pewarna rambut secara rutin dapat meningkatkan kadar zat kimia berbahaya dalam darah dan ASI ibu hamil dan menyusui.

PFAS: Ancaman Tersembunyi dalam Produk Kecantikan

Zat kimia yang menjadi sorotan dalam penelitian ini adalah per- dan polifluoroalkil substansi (PFAS). PFAS merupakan kelompok bahan kimia yang sering digunakan dalam berbagai produk sehari-hari, termasuk produk perawatan pribadi, karena sifatnya yang tahan air dan minyak.

Baca Juga :  Menjelang Pencairan Tali Asih, Pembeli Lahan Angkat Bicara

Namun, penelitian menunjukkan bahwa paparan PFAS dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti gangguan sistem kekebalan tubuh, gangguan hormon, hingga kanker. Pada ibu hamil dan menyusui, paparan PFAS dapat berdampak buruk pada perkembangan janin dan bayi, seperti meningkatkan risiko kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan gangguan perkembangan otak.

Pentingnya Memilih Produk dengan Bijak

Amber Hall, penulis studi dan peneliti pascadoktoral di bidang epidemiologi di Universitas Brown, menyarankan agar ibu hamil dan menyusui lebih selektif dalam memilih produk perawatan pribadi. Pilihlah produk yang berlabel “natural” atau “organic”, serta hindari produk yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti paraben, phthalate, dan SLS.

Tips untuk Ibu Hamil dan Menyusi

  • Baca label dengan teliti: Sebelum membeli produk, pastikan Anda membaca label dan memahami kandungan bahan-bahannya.
  • Pilih produk yang berbahan alami: Produk berbahan alami cenderung lebih aman dan memiliki risiko paparan bahan kimia yang lebih rendah.
  • Konsultasikan dengan dokter: Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang penggunaan produk perawatan pribadi selama kehamilan atau menyusui, konsultasikan dengan dokter.
  • Minimalisir penggunaan produk: Cobalah untuk mengurangi penggunaan produk perawatan pribadi sebisa mungkin, terutama selama trimester pertama kehamilan.
Baca Juga :  Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Penelitian ini memberikan peringatan bagi ibu hamil dan menyusui untuk lebih berhati-hati dalam memilih dan menggunakan produk perawatan pribadi. Dengan memilih produk yang aman dan mengurangi paparan bahan kimia berbahaya, ibu dapat melindungi kesehatan diri sendiri dan bayi. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari
Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Polda Kalsel Sidik 13 Korporasi Karhutla: Terlibat Modal Asing, Tersebar di 4 Kabupaten

Berita Terbaru