Eks Dirut BUMD Banten Terseret Kasus Korupsi Tambang Pasir, Ini Kronologinya

- Jurnalis

Rabu, 30 Oktober 2024 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Ilustrasi korupsi

Ilustrasi korupsi

1TULAH.COM – Polres Serang telah mengungkap kasus dugaan korupsi terkait penambangan pasir yang dilakukan oleh BUMD milik Pemkab Serang, yaitu PT Serang Berkah Mandiri (SBM), dan melimpahkannya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang.

Tersangka dalam perkara ini adalah Setiawan Arief Widodo, mantan Direktur Utama PT SBM, yang diduga terlibat dalam pembelian pasir ilegal dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,2 miliar.

Menurut Kasatreskrim Polres Serang, AKP Andi Kurniady, proses tahap kedua dalam kasus korupsi di PT SBM pada tahun 2019 ini telah diselesaikan. Kasus ini awalnya dilaporkan pada Desember 2019 dengan nomor laporan LP/A/296/XII/2019/SERANG/SPK A. Penyidikan dimulai pada 27 Desember 2019, dan tersangka ditetapkan pada 12 Juni 2022.

Baca Juga :  Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

P21 atau penyelesaian berkas perkara dilakukan pada 23 September 2024, dan pelimpahan tersangka serta barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) berlangsung pada hari ini.

Baca Juga :  Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

PT SBM dilaporkan telah membeli tambang pasir ilegal pada tahun 2015 senilai Rp 1,2 miliar, padahal sektor pertambangan bukan merupakan bidang inti usaha BUMD ini, yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 683 juta lebih.

Tersangka dikenakan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 jo Pasal 18 dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Dengan pelimpahan ini, penyidikan oleh pihak kepolisian telah dinyatakan selesai.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Berita Terbaru