KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Impor Beras Rp294,5 Miliar

- Jurnalis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gedung KPK.

Ilustrasi Gedung KPK.

1TULAH.COM-Kasus dugaan korupsi impor beras yang merugikan negara hingga Rp294,5 miliar kembali menjadi sorotan publik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya mengungkap kasus ini dan mengumpulkan bukti-bukti baru. Nama Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, pun kembali mencuat dalam kasus ini.

KPK Dalami Kasus Demurrage Impor Beras

Jubir KPK, Tessa Mahardhika, menyampaikan bahwa saat ini KPK sedang fokus mengumpulkan bukti-bukti baru terkait kasus dugaan korupsi demurrage atau denda impor beras. Lembaga antirasuah ini terus bekerja keras untuk mengungkap seluruh fakta yang ada dalam kasus yang merugikan negara ini.

“Saat ini, kami terus melakukan pengumpulan bukti serta pendalaman terhadap informasi yang relevan,” ucapnya ditulis Selasa (22/10/2024).

Baca Juga :  Sindir Stabilitas Rupiah, Prabowo Lempar Candaan ke Titiek Soeharto hingga Absen Ketum Kadin

Tessa menekankan, pengusutan terkait skandal demurrage atau denda impor beras sebesar Rp 294,5 miliar yang menyeret nama Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi juga berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Studi Demokrasi Rakyat Desak KPK Tetapkan Tersangka

Studi Demokrasi Rakyat (SDR), sebagai pelapor awal kasus ini, mendesak KPK untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor beras. Mereka berharap KPK dapat bertindak tegas dan transparan dalam mengungkap kasus ini hingga tuntas.

Dampak Kasus Korupsi Impor Beras

Kasus dugaan korupsi impor beras ini menimbulkan dampak yang luas, tidak hanya bagi negara tetapi juga bagi masyarakat. Kerugian negara yang mencapai ratusan miliar rupiah tentu saja sangat merugikan dan dapat menghambat pembangunan di berbagai sektor. Selain itu, kasus ini juga menggerogoti kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara.

Baca Juga :  Anggota DPRD Kalteng Ferry Khaidir Kawal Aspirasi Infrastruktur hingga Pertanian di Kotim

Masyarakat berharap KPK dapat segera menyelesaikan kasus ini dan membawa para pelaku ke meja hijau. Tindakan tegas dari KPK sangat diperlukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku korupsi dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

Kasus dugaan korupsi impor beras menjadi perhatian serius bagi publik. KPK sebagai lembaga antirasuah diharapkan dapat bekerja secara profesional dan transparan dalam mengungkap kasus ini hingga tuntas. Masyarakat berharap kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar kasus serupa tidak terulang kembali di masa depan. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya
BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:47 WIB

BI Rate Naik Jadi 5,25 Persen, Rupiah Berbalik Menguat ke Rp17.653 per Dolar AS

Berita Terbaru

Ketua Pengcab ORADO Murung Raya, Reno S.Kom

Berita

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Ilustrasi Sabu. [Antara]

Nasional

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB