Kasus Bullying Mahasiswa Kedokteran Meningkat, Paling Banyak Justru Bukan di PPDS Undip

- Jurnalis

Jumat, 13 September 2024 - 06:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kemenkes RI Azhar Jaya. (Suara.com/Lilis)

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kemenkes RI Azhar Jaya. (Suara.com/Lilis)

1TULAH.COM-Kementerian Kesehatan RI menerima ribuan laporan kasus bullying di kalangan mahasiswa kedokteran. RSUP Kandou, Manado menjadi pusat perhatian dengan jumlah kasus tertinggi.

Kasus perundungan atau bullying di kalangan mahasiswa kedokteran kembali menjadi sorotan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mencatat angka laporan kasus bullying mencapai angka yang cukup mengkhawatirkan.

RSUP Kandou Jadi Pusat Perhatian

Berdasarkan data yang dihimpun Kemenkes RI dari Januari hingga Agustus 2024, terdapat sekitar 1.600 laporan dugaan kasus bullying yang melibatkan mahasiswa kedokteran yang tengah menjalani praktik di rumah sakit pemerintah.

Dari jumlah tersebut, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kandou, Manado, menjadi institusi dengan jumlah laporan tertinggi.

Baca Juga :  Debit Sungai Barito Naik, BPBD Mura Imbau Warga Bataran Sungai Tingkatkan Kewaspadaan

Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan (Dirjen Yankes) Kemenkes RI, Azhar Jaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan tim untuk melakukan investigasi lebih lanjut terhadap laporan-laporan tersebut.

“Bullying terjadi di berbagai program studi dokter spesialis, seperti penyakit dalam, obgyn, dan anestesi,” ujar Azhar Jaya.

Tindakan Preventif

Meskipun kasus bullying di RSUP Kandou cukup menonjol, Kemenkes RI tidak serta merta menutup kegiatan praktik mahasiswa kedokteran di rumah sakit tersebut. Langkah ini berbeda dengan tindakan yang pernah diambil terhadap program pendidikan dokter spesialis (PPDS) anestesi Universitas Diponegoro di RSUP Kariadi, Semarang.

Baca Juga :  Kontradiksi Film Pesta Babi! Pemerintah Pusat Izinkan, Aparat di Daerah Malah Bubarkan?

Kemenkes RI lebih fokus pada upaya preventif dengan melakukan investigasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku bullying. Selain itu, Kemenkes RI juga akan meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan praktik mahasiswa kedokteran di seluruh rumah sakit pemerintah.

Kasus bullying di kalangan mahasiswa kedokteran tidak hanya berdampak pada psikologis korban, tetapi juga dapat mengganggu proses pembelajaran dan kualitas pelayanan kesehatan.

Oleh karena itu, perlu adanya upaya bersama dari semua pihak untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi mahasiswa kedokteran. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Berita Terbaru