Manusia Silver Serahkan Diri ke Satpol PP Minta Ditangkap, Alasannya Bikin Miris

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2024 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang manusia silver minta ditangkap oleh Satpol PP Kota Yogyakarta (sumber: suara.com)

Seorang manusia silver minta ditangkap oleh Satpol PP Kota Yogyakarta (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Seorang pria berinisial IE yang diketahui berprofesi sebagai manusia silver menyerahkan diri kepada Satpol PP Kota Yogyakarta. Bukan tanpa alasan, warga Banjarpatroman, Jawa Barat tersebut menyerahkan diri usai tak kuasa menahan rindu dengan sang istri.

Sebab, sang istri berinsial UC yang juga merupakan manusia silver sudah terlebih dulu diamankan oleh petugas beberapa hari lalu. Kisah unik tersebut diceritakan oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat.

Octo menyampaikan semua bermula pada Rabu (4/9/2024) sore kemarin saat Satpol PP Kota Yogyakarta melakukan operasi penertiban terhadap pengemis di simpang empat Wirosaban, Kota Jogja.

“Kebetulan di sana ada pasangan suami istri yang terpisah titik lokasinya. Kemudian kita berhasil merazia yang putri, tapi yang lakinya melarikan diri,” kata Octo saat dihubungi wartawan, Jumat (6/9/2024).

Perempuan yang ditangkap itu lalu dibawa ke Camp Assessment Dinas Sosial DIY untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Kemudian sehari berselang, datang seorang pria masih berlumuran cat silver ke Kantor Satpol PP Kota Yogyakarta.

Baca Juga :  10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

“Ada yang datang ke kantor terus bilang ‘pak mohon saya ditangkap pak’ begitu ke anggota,” ujar Octo sambil menirukan.

Sontak anggota Satpol PP yang berada di kantor saat itu kaget dengan permintaan tersebut. Usut punya usut,ternyata pria berumur sekitar 30an tahun itu mengaku jika dia merasa kehilangan istrinya yang terjaring razia.

“Kemudian dia cerita kronologisnya, kalau istri dia ketangkap dibawa ke panti. Saya tanya-tanya, ‘terus biar saya bisa ketemu istri, saya tadi malam enggak tidur sama istri, kangen. Saya pengen ditangkep Satpol PP biar bisa masuk panti dan bisa ketemu sama istri’ begitu katanya,” ungkap Octo.

Mendengar kisah IE, petugas lalu meminta yang bersangkutan membersihkan diri terlebih dulu. Untuk selanjutnya diantar menuju ke Camp Assessment Dinas Sosial DIY yang berada di Brontokusuman, Mergangsan, Kota Jogja untuk dipertemukan dengan istrinya.

Baca Juga :  Polres Metro Bekasi Lepas 10 Ribu Benih Lele Guna Dukung Ketahanan Pangan

Namun sayangnya, sang istri telah dipindahkan ke panti sosial lain yang berada di Sewon, Bantul. Hal itu membuat dua sejoli itu belum bisa dipertemukan kembali.

“Jadi Satpol PP sudah berusaha menyatukan dua cinta yang terpisah tapi ternyata belum ketemu juga,” tuturnya.

“Saat ini belum ketemu tapi kan nanti kebijakannya di Dinas Sosial DIY. Apakah nanti sehari setelah di camp assessment akan dikirim juga yang bersangkutan ke Sewon,” imbuhnya.

Berdasarkan pemeriksaan Octo, pasangan suami istri tersebut baru seminggu berada di Jogja. Mereka pun tak mempunyai tempat tinggal selama berada di kota gudeg.

“Mereka dapat maksimal Rp100 ribu (per har. Terus dihabiskan untuk makan sama main di warnet. Tidurnya kalau nggak di warnet di jalan, tempat-tempat kosong,” ungkapnya.

Disampaikan Octo, kegiatan penanganan itu dilaksanakan oleh Satpol PP sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) DIY Nomor 1 Tahun 2014 tentang Penanganan Gelandangan dan Pengemis.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial
Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:50 WIB

Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:16 WIB

Presiden Prabowo Minta Rakyat Rekam Aparat Nakal: “Jangan Melawan, Video Saja dan Lapor Saya”

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:01 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus: TAUD Resmi Gugat Praperadilan Polda Metro Jaya

Berita Terbaru