Ribuan Warga Papua Akan Menyebrang ke Papua Nugini Demi Paus Fransiskus

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Paus Fransiskus (kiri) menyampaikan pesan dalam kunjungannya di Gereja Katedral, Jakarta, Rabu (4/9/2024). (sumber: suara.com)

Paus Fransiskus (kiri) menyampaikan pesan dalam kunjungannya di Gereja Katedral, Jakarta, Rabu (4/9/2024). (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Kunjungan Paus Fransiskus dalam perjalanan apostolik di wilayah Asia-Pasifik menjadi momen bersejarah bagi Umat Katolik yang tinggal di sejumlah negara termasuk Indonesia.

Walau melakukan kunjungan lebih lama di Indonesia, tetapi Pemerintah Papua Nugini mempersiapkan berbagai kemungkinan membludaknya warga yang ingin menyaksikan Paus Fransiskus di negara tersebut.

Paus sendiri dijadwalkan hanya mengunjungi Kawasan Vanimo di Provinsi Sepik Barat atau yang saat ini dikenal Sandaun, Papua Nugini.

Meski Paus Fransiskus hanya tiga jam berada di provinsi tersebut, pemerintah setempat sudah bersiap diri untuk mengantisipasi kemungkinan ribuan Warga Papua, Indonesia yang akan melintasi perbatasan negara itu.

“Saat Paus mengunjungi Vanimo, diperkirakan ada ribuan lebih Umat Katolik dari (Provinsi) Papua, Indonesia (yang akan menyeberang ke Papua Nugini),” kata Menteri Luar Negeri Papua, Justin Tkatchenko dilansir dari insidepng.

Pihaknya juga akan memastikan jika keamanan untuk penjagaaan terhadap Paus cukup ketat.

“Sekretaris Luar Negeri, bersama dengan Tentara dan Kepolisian telah bekerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk memastikan keamanan kunjungan Paus dan untuk operasi perbatasan kami.”

Perhatian itu disampaikan Tkatchenko mengingat adanya kemungkinan ribuan warga melintasi perbatasan dan juga harus ditingkatkan kewaspadaan ketika kedatangan Paus.

“Akan ada ribuan orang melintasi perbatasan pada waktu tertentu untuk menghadiri kunjungan Paus. Dengan bantuan imigrasi serta pihak PNG, kita harus waspada untuk memastikan bahwa semua orang diperiksa dan telah melalui aturan menyeberang ke Papua Nugini,” ujarnya.

Tkatchenko juga memastikan akan bekerja sama dengan Australia dan Indonesia di bidang intelijen untuk memastikan warga yang menyeberang hanya untuk menghadiri kunjungan Paus di Papua Nugini.

Untuk diketahui, Provinsi Sandaun berada di kawasan barat laut Papua Nugini. Provinsi itu berbatasan dengan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Pegunungan di bagian utara.

Adapun Vanimo merupakan ibu kota Provinsi Sandaun yang berada di semenanjung dekat perbatasan dengan Indonesia, dekat dengan Jayapura, Ibu Kota Provinsi Papua, Indonesia.

Sementara, dalam perjalanan apostolik di Papua Nugini, Paus Fransiskus akan mengunjungi Port Moresby. Total kunjungan di negara itu berjumlah 3 hari dan lalu akan dilanjutkan dengan mengunjungi Timor Timur.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!
Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara
Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital
Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:02 WIB

Trump Melarang CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih, Ancam Sasar Media Lain!

Rabu, 16 September 2026 - 09:32 WIB

Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Kamis, 3 September 2026 - 16:49 WIB

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Asia Tenggara: Krisis Kesehatan hingga Lintas Negara

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Kasus Warga Terisolasi di Singapura Naik 2 Lipat, Pekerja Sosial Lakukan Pendekatan Digital

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

Berita Terbaru