Gubernur Kalteng dan Pangdam Tanam Pohon di Tumbang Nusa, Perkuat Pencegahan Karhutla

- Jurnalis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengikuti kegiatan penanaman pohon di kawasan Camppeat, Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan dan pencegahan karhutla, Jumat (23/10/26).

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengikuti kegiatan penanaman pohon di kawasan Camppeat, Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, sebagai upaya mendukung pelestarian lingkungan dan pencegahan karhutla, Jumat (23/10/26).

1TULAH.COM. PULANG PISAU – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengikuti kegiatan penanaman pohon di kawasan Camppeat, Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (23 Oktober 2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya dilakukan melalui pemadaman, tetapi juga harus diiringi langkah pencegahan dan pemulihan lingkungan. Menurutnya, keterlibatan pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian hutan serta mengurangi risiko kebakaran.

“Penanganan karhutla harus disertai upaya pencegahan dan pemulihan lingkungan. Pemerintah mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lingkungan Kalimantan Tengah. Upaya ini membutuhkan kepedulian dan komitmen bersama agar lingkungan tetap terjaga dan masyarakat terlindungi,” ujar Agustiar.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung penanganan karhutla dan pelestarian alam. Ia menilai kolaborasi yang berkesinambungan antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjaga lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kebakaran.

“Kolaborasi semua pihak sangat penting dalam mendukung penanganan karhutla dan menjaga kelestarian lingkungan. Melalui kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen terkait, kita dapat memperkuat upaya perlindungan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam Kalimantan Tengah,” pungkasnya.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan melalui tindakan nyata, termasuk penanaman pohon dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Ia menekankan bahwa pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.

“Penanaman pohon ini mengingatkan kita akan pentingnya menjaga dan memulihkan lingkungan. Sebagaimana hadis riwayat Al-Bukhari, jika kiamat terjadi sementara seseorang masih memegang bibit tanaman, hendaklah ia menanamnya jika mampu. Pesan ini mengajarkan bahwa berbuat baik dan menjaga alam harus terus dilakukan dalam keadaan apa pun demi keberlangsungan hidup generasi mendatang,” ungkap Zainul Arifin.

Ia menambahkan bahwa pencegahan karhutla perlu dimulai dari kesadaran setiap individu untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Masyarakat juga didorong menerapkan cara pengelolaan lahan yang lebih ramah lingkungan agar risiko kebakaran dapat ditekan dan kelestarian alam tetap terpelihara.

“Upaya mencegah karhutla harus dimulai dari kepedulian bersama, salah satunya dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran. Kesadaran untuk menjaga lingkungan dan menerapkan cara pengelolaan lahan yang tidak merusak alam sangat penting agar kebakaran dapat dicegah dan kelestarian lingkungan tetap terjaga,” tandas Pangdam.

Melalui kegiatan penanaman pohon ini, pemerintah daerah dan unsur TNI mendorong penguatan sinergi dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya karhutla. Langkah pencegahan yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat membantu melindungi kawasan hutan, mengurangi risiko kebakaran, dan menjaga keberlanjutan lingkungan di Kalimantan Tengah.(*)

Penulis : Hewu

Editor : Apri

Berita Terkait

Peduli Warga, Bupati Heriyus dan Istri Serahkan Bantuan
Kobaran Api Terjang Pasar Minggu di Pulang Pisau, 37 Bangunan Hangus
Pembukaan Pesparawi IV KORPRI Tingkat Provinsi Kalteng, Dihadiri Wabup Barut Sugianto Panala Putra
Rombongan Lagislator Dapil V Kalteng Hadiri Harjad ke-21 Kabupaten Pulang Pisau
Begini Detik-detik Kecelakaan Maut yang Menewaskan Satu Keluarga
Ih Ngeriiiii….Buaya di Sungai Kuala Ngamuk, Buruh Bandsaw Dimangsa
Diduga Korupsi Dana Desa, Kejaksaan Negeri Pulang Pisau Tahan Mantan Kepala Desa Talio Hulu
Sedang Tunggu Pembeli, Pengedar Sabu Diringkus Polisi di Rumahnya

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Kalteng dan Pangdam Tanam Pohon di Tumbang Nusa, Perkuat Pencegahan Karhutla

Selasa, 10 Juni 2025 - 08:10 WIB

Peduli Warga, Bupati Heriyus dan Istri Serahkan Bantuan

Selasa, 27 Februari 2024 - 06:32 WIB

Kobaran Api Terjang Pasar Minggu di Pulang Pisau, 37 Bangunan Hangus

Selasa, 5 September 2023 - 06:46 WIB

Pembukaan Pesparawi IV KORPRI Tingkat Provinsi Kalteng, Dihadiri Wabup Barut Sugianto Panala Putra

Selasa, 4 Juli 2023 - 13:03 WIB

Rombongan Lagislator Dapil V Kalteng Hadiri Harjad ke-21 Kabupaten Pulang Pisau

Minggu, 17 Juli 2022 - 13:53 WIB

Begini Detik-detik Kecelakaan Maut yang Menewaskan Satu Keluarga

Sabtu, 15 Januari 2022 - 16:44 WIB

Ih Ngeriiiii….Buaya di Sungai Kuala Ngamuk, Buruh Bandsaw Dimangsa

Jumat, 10 Desember 2021 - 10:54 WIB

Diduga Korupsi Dana Desa, Kejaksaan Negeri Pulang Pisau Tahan Mantan Kepala Desa Talio Hulu

Berita Terbaru