Energi Baru Terbarukan Bawa Indonesia Jadi Pemain Utama Data Center Dunia

- Jurnalis

Rabu, 4 September 2024 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi digitalisasi. [Pete Linforth/Pixabay]

Ilustrasi digitalisasi. [Pete Linforth/Pixabay]

1TULAH.COM-Prabowo Subianto, melalui buku strateginya, mendorong pembangunan data center berbasis energi baru terbarukan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Simak analisis mendalamnya dalam artikel ini.

Dalam upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen pada periode 2024-2029, pemerintah semakin gencar mendorong pengembangan ekonomi digital. Salah satu strategi kunci yang diusulkan oleh Prabowo Subianto, melalui buku strateginya, adalah pembangunan data center berbasis energi baru terbarukan.

Dirgayuza Setiawan, editor buku tersebut, menjelaskan bahwa data center memiliki peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital. “Dalam lima tahun ke depan, kapasitas data center dunia akan naik signifikan, dan Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama di sektor ini,” ujarnya dalam diskusi IndoTelko Forum.

Mengapa Data Center Penting?

Data center merupakan jantung dari segala aktivitas digital. Di sinilah data disimpan, diproses, dan didistribusikan. Semakin banyak data yang dihasilkan, semakin besar pula kebutuhan akan kapasitas data center. Dengan membangun data center yang kuat, Indonesia dapat:

  • Mendorong inovasi: Data center menjadi fondasi bagi pengembangan teknologi baru seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), dan big data.
  • Meningkatkan produktivitas: Data center dapat membantu perusahaan-perusahaan meningkatkan efisiensi dan produktivitas mereka melalui otomatisasi dan analisis data.
  • Menarik investasi: Pembangunan data center dapat menarik investasi asing langsung (FDI) yang besar, sehingga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan devisa negara.
Baca Juga :  KPK Usut Dugaan Pengumpulan Uang THR di RSUD Cilacap

Energi Baru Terbarukan sebagai Solusi

Salah satu tantangan dalam pengembangan data center adalah konsumsi energi yang tinggi. Namun, Dirgayuza meyakini bahwa masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan energi baru terbarukan (EBT). “Dengan pasokan EBT yang stabil, biaya operasional data center dapat ditekan, sehingga daya saing Indonesia semakin meningkat,” tambahnya.

Potensi Indonesia

Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat data center di kawasan Asia Tenggara. Beberapa faktor yang mendukung hal ini antara lain:

  • Ketersediaan sumber daya alam: Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti panas bumi dan tenaga surya, yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik.
  • Letak geografis yang strategis: Posisi Indonesia yang berada di tengah-tengah Asia Tenggara membuatnya strategis sebagai pusat interkoneksi data.
  • Dukungan pemerintah: Pemerintah Indonesia telah menunjukkan komitmennya untuk mengembangkan ekonomi digital melalui berbagai kebijakan dan insentif.
Baca Juga :  10 Kapal Misi Gaza Dicegat Israel! Kemlu RI Pantau Keselamatan Relawan dan Jurnalis WNI

Tantangan yang Harus Dihadapi

Meskipun potensi Indonesia sangat besar, masih ada beberapa tantangan yang harus diatasi, seperti:

  • Regulasi: Perlu adanya regulasi yang jelas dan kondusif untuk investasi di sektor data center.
  • Ketersediaan tenaga ahli: Indonesia masih kekurangan tenaga ahli di bidang data center.
  • Infrastruktur: Infrastruktur telekomunikasi perlu terus ditingkatkan untuk mendukung pertumbuhan data center.

Pembangunan data center berbasis energi baru terbarukan merupakan langkah strategis untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki, Indonesia dapat menjadi pemain kunci dalam industri data center global dan mendorong kemajuan ekonomi digital di dalam negeri. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading
KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi
KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap
Terjebak Kepuasan Instan: Sisi Gelap Paylater dan Tekanan Tren Medsos bagi Gen Z
Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi
Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali
KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap
Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:48 WIB

Polisi Amankan Tiga Pelaku Penipuan Modus Hipnotis di Kelapa Gading

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:46 WIB

KPK Periksa Para Pejabat Pemkab Tulungagung Terkait Dugaan Korupsi

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPK Segera Jadwalkan Pemeriksaan Pengusaha Rokok M Suryo Kasus Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:18 WIB

Resmi Jadi Anggota KONI, ORADO Mura Siap Cetak Prestasi

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:01 WIB

Polisi Bongkar Kasus Peredaran 2,3 Kg Sabu di Denpasar Bali

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:59 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Dugaan Suap

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

Mengintip Deretan Mobil Mewah Harvey Moeis di BPA Fair Kejagung, Siap Dilelang?

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:59 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Gerakan Pangan Murah Tidak Sekadar Seremonial

Berita Terbaru