Legislator ini Sebut Masih ada Berapa Sekolah Lakukan Pungutan di Muara Teweh

- Jurnalis

Senin, 19 Agustus 2024 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Gerindra Barito Utara, H tajeri

Ketua Fraksi Gerindra Barito Utara, H tajeri

1TULAH.COM, Muara Teweh- Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri mengungkap masih ada sejumlah sekolah di daerah ini melakukan pungutan terhadap siswa-siswi.

Pungutan itu menurut Legislator asal Gerindra ini, berupa penebusan buku, seragam sekolah.

“Orangtua murid dan siswa masih ada melapor sekolah melakukan pungutan pembelian buku dan seragam sekolah. Sangat miris jika masih terjadi di sekolah dasar, menengah dan termasuk di sekolah menengah atas,” kata Tajeri, Senin 19 Agustus 2024.

Menurut Tajeri pungutan dengan berbagai macam dalih.

Selain tebusan dan pembelian buku dan seragam juga ada hal lain dikeluhkan, yaitu gelar acara perpisahan. Pelepasan kelas akhir/ wisuda.  Kasihan orang tua murid jadi terbebani.

Baca Juga :  Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang

Pihak terkait kata dia, mesti memonitoring hal ini di lapangan, baik di sekolah dasar(SD), SMP dan juga SMA. Sebab terangnya masih ada pungutan itu terjadi.

“Saya banyak terima pengaduan lewat WA dari orang tua murid. Sudah juga kami sampaikan jangan dituruti kalau tidak ada kemampuan untuk membeli buku. Alasan orang tua, beli beras saja susah, disuruh beli buku, baju jaket  kemeja sekolah dan macam- macam untuk ditebus,” bebernya.

Baca Juga :  Gelombang Sanksi Nakes Hina Pasien BPJS di Threads: Dari Pemecatan Hingga Pengunduran Diri

DPRD lanjut dia menyuarakan ini, mengingat sebagai wakil rakyat dititipkan amanah untuk mengawasi dan menjalankan perundangan berlaku. Termasuk berhubungan dengan tugas sebagai wakil rakyat di Kabupaten Barito Utara khususnya.

“Jadi kami meminta dinas terkait sekali lagi turun sidak atau apa istilahnya untuk menegur sekaligus membina sekolah-sekolah yang masih melakukan berbagai pungutan. Hal ini bertentangan dengan perarturan pemerintah yang sudah menetapkan sekolah gratis 9 tahun,” tutupnya.(*)

 

Penulis : M Gazali Noor

Editor : Aprie

Berita Terkait

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah
Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?
Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya, Targetkan Kuartil 9 dan 10
DPRD Kalteng Sambut Baik Rencana Tambahan TKD Rp20,5 Triliun, Angin Segar Bagi Gaji ASN dan Pelayanan Publik
Viral Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds Project, Polisi Turun Tangan
Eks Menag Gus Yaqut Didakwa Terima USD 271.500 dalam Kasus Korupsi Kuota Haji, Kerugian Negara Rp622 Miliar
Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia: 111 Orang Tewas, Bencana Nasional Ditetapkan
KPK Dalami Aliran Uang Korupsi Bank BJB ke Selebgram Lisa Mariana Melalui Nominee

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:42 WIB

Bukan Lagi Soal Kompetisi: Kolaborasi Lintas Media Jadi Kunci Eksistensi Pers Daerah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:35 WIB

Ancaman di Balik Energi Terbarukan: Mengapa PSN Berlabel Hijau Memicu Konflik Agraria?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Pemerintah Siapkan Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya, Targetkan Kuartil 9 dan 10

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:29 WIB

DPRD Kalteng Sambut Baik Rencana Tambahan TKD Rp20,5 Triliun, Angin Segar Bagi Gaji ASN dan Pelayanan Publik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Viral Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras di The Sounds Project, Polisi Turun Tangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:28 WIB

Gempa Dahsyat M 7,4 Guncang Kolombia: 111 Orang Tewas, Bencana Nasional Ditetapkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:21 WIB

KPK Dalami Aliran Uang Korupsi Bank BJB ke Selebgram Lisa Mariana Melalui Nominee

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Hadiri HUT Kodam XXII/Tambun Bungai, Wabup Barut Tekankan Kolaborasi Bersama TNI

Berita Terbaru