Perasaan Tersembunyi Orang Tua Saat Melepaskan Anak Merantau

- Jurnalis

Kamis, 15 Agustus 2024 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi orangtua. [freepik.com/pvproductions]

Ilustrasi orangtua. [freepik.com/pvproductions]

1TULAH.COM-Merantau, sebuah kata yang sarat makna. Bagi anak muda, merantau adalah petualangan baru, kesempatan untuk meraih mimpi, dan pengalaman hidup yang tak terlupakan. Namun, bagi orang tua, merantau adalah perpisahan yang menyakitkan.

Kehilangan Sosok Terdekat

Saat anak memutuskan untuk merantau, orang tua seringkali merasakan kehilangan yang mendalam. Sosok anak yang setiap hari hadir di rumah, kini harus mereka lepas. Kehadiran anak yang selalu dinantikan, kini terasa hampa. Setiap sudut rumah seakan masih menyimpan kenangan bersama anak.

Perasaan Campuran Aduk

Selain kesedihan, orang tua yang anak-anaknya merantau juga mengalami berbagai perasaan lain yang kompleks. Di satu sisi, mereka merasa bangga karena anak-anaknya berani mengejar mimpi. Di sisi lain, mereka juga khawatir akan keselamatan dan kesejahteraan anak-anak mereka di tempat yang baru.

Baca Juga :  KPK Ungkap Orang Tua Bayar Rp650 Juta agar Anak Masuk FK Unsoed

Gejala yang Muncul

Perasaan kehilangan dan khawatir yang dialami orang tua seringkali memicu berbagai gejala, seperti:

  • Kesepian: Rumah terasa sepi tanpa kehadiran anak.
  • Sulit tidur: Pikiran tentang anak yang jauh membuat sulit untuk tidur nyenyak.
  • Mudah tersinggung: Perasaan sensitif membuat orang tua mudah tersinggung.
  • Kurang nafsu makan: Kehilangan nafsu makan akibat pikiran yang terus menerus tertuju pada anak.
  • Sering sakit: Sistem kekebalan tubuh melemah akibat stres.

Cara Mengatasi

Untuk mengatasi perasaan sedih dan khawatir, orang tua dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Menjalin komunikasi yang baik: Tetaplah berkomunikasi dengan anak secara teratur melalui telepon atau video call.
  • Menyibukkan diri: Carilah kegiatan yang positif untuk mengisi waktu luang, seperti mengikuti komunitas atau hobi.
  • Berbagi perasaan dengan orang lain: Bicarakan perasaan Anda dengan pasangan, teman, atau keluarga.
  • Menerima kenyataan: Terimalah kenyataan bahwa anak Anda sudah dewasa dan perlu mandiri.
  • Berdoa: Berdoa agar anak selalu diberikan kesehatan dan keselamatan.
Baca Juga :  Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Pesan untuk Anak Rantau

Bagi anak yang merantau, jangan lupakan orang tua Anda. Tunjukkan perhatian dan kasih sayang Anda kepada mereka. Beri kabar secara teratur dan jangan lupa untuk pulang berkala.

Merantau adalah bagian dari proses tumbuh dewasa. Meskipun menyakitkan, perpisahan dengan anak adalah hal yang harus dihadapi oleh setiap orang tua. Dengan saling mendukung dan memahami, orang tua dan anak dapat melewati masa-masa sulit ini dengan lebih baik. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang
Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng
Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi
Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado
Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025
Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah
Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee
Dinilai Tak Empati Bencana Karhutla, Akun Disbudpar Kalteng Diserbu Netizen Soal Ucapan Ultah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ratusan Hektare Lahan di Palangka Raya Terbakar, Status Tanggap Darurat Karhutla Diperpanjang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Infrastruktur Pemukiman Jadi Keluhan Utama Warga Kalibata saat Reses Anggota DPRD Kalteng

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:18 WIB

Aturan Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK: Celah Intervensi Politik dan Ancaman Independensi

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:41 WIB

Alarm Korupsi di Menara Gading: Catatan Merah ICW 2006–2025

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:13 WIB

Tragedi di Tengah Kepulan Asap: Saat Rumah Bekantan Musnah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:13 WIB

Kadin A Bentrok El Family A di Final Turnamen Domino Orado Bloc Bee

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Dinilai Tak Empati Bencana Karhutla, Akun Disbudpar Kalteng Diserbu Netizen Soal Ucapan Ultah

Berita Terbaru

El Family A juara Mini Turnamen Domino Orado Bloc Bee Coffe

Berita

Selamat, El Family A Juara Mini Turnamen Domino Orado

Senin, 24 Agu 2026 - 23:56 WIB