Pasien COVID yang dirawat di RS Melonjak 6 Kali Lipat di Korea Selatan, Varian Apa?

- Jurnalis

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (sumber: suara.com)

Ilustrasi Vaksin Covid-19 (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Korea Selatan kini berada dalam keadaan siaga tinggi setelah terjadi lonjakan signifikan dalam jumlah pasien rawat inap akibat COVID-19. Otoritas kesehatan melaporkan bahwa peningkatan kasus ini terlihat di berbagai wilayah di seluruh negeri.

Menurut data dari Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA), pada pekan pertama Agustus, tercatat sebanyak 861 pasien dirawat di 220 rumah sakit di seluruh negeri, angka tertinggi sejak Februari 2024.

Peningkatan jumlah pasien yang cukup drastis ini terjadi dalam waktu singkat. Pada pekan kedua Juli, jumlah pasien yang dirawat hanya 148 orang, tetapi angka tersebut meningkat menjadi 226 pada pekan ketiga, dan melonjak menjadi 475 pada pekan berikutnya.

Pihak otoritas kesehatan memperkirakan tren peningkatan ini akan terus berlanjut hingga akhir Agustus.

Lonjakan infeksi baru ini dipicu oleh varian KP.3, sebuah subvarian Omicron yang dikenal dengan kemampuan penyebaran yang sangat cepat.

Hingga akhir Juli, varian ini telah menyumbang 45,5 persen dari total kasus infeksi di Korea Selatan.

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih parah, pemerintah Korea Selatan memutuskan untuk meningkatkan pengawasan terhadap warga lanjut usia dan kelompok berisiko tinggi lainnya. Selain itu, mereka juga memastikan ketersediaan obat-obatan dan alat tes dalam jumlah yang cukup.

Sebagai bagian dari langkah pencegahan tambahan, kampanye vaksinasi akan dilanjutkan pada bulan Oktober mendatang.

Vaksinasi ini akan diberikan secara gratis kepada kelompok berisiko tinggi untuk meningkatkan perlindungan terhadap virus.

Kepala KDCA, Jee Young-mee, mengingatkan bahwa risiko infeksi saluran pernapasan cenderung meningkat selama musim panas, terutama di tempat-tempat dalam ruangan dengan ventilasi yang buruk dan dengan meningkatnya interaksi sosial selama liburan. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya mematuhi aturan kebersihan dasar.

Pemerintah Korea Selatan juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan dengan ketat.

Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran infeksi yang lebih luas, mengingat meningkatnya risiko selama periode peningkatan kasus COVID-19.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru

Foto 14 Orang (OTT) yang di proses

Muara Teweh

Satpol PP Barito Utara Melaksanakan Patroli, 14 Orang OTT Diproses

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:52 WIB