Kenali Gejala dan Penanganan Virus Oropouche, Mirip Seperti DBD

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbedaan gejala Omicron dan DBD (suara.com)

Perbedaan gejala Omicron dan DBD (suara.com)

 

1TULAH.COM – Belum lama ini, dunia dikejutkan oleh kemunculan virus Oropouche, yang mirip dengan demam berdarah, dan telah menyebabkan dua kematian di Brasil.

Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan bahwa korban tersebut adalah wanita di bawah 30 tahun dari negara bagian Bahia yang menunjukkan gejala mirip demam berdarah berat.

Tahun ini, Brasil mencatat 7.236 kasus Oropouche, dengan jumlah terbanyak di negara bagian Amazonas dan Rondonia.

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Virus ini memiliki gejala yang mirip dengan demam berdarah, cikungunya, Zika, atau malaria, seperti demam mendadak, sakit kepala parah, nyeri otot dan sendi, serta ruam.

Gejala ini biasanya berlangsung antara 2 hingga 7 hari dan dapat kembali muncul dalam beberapa hari hingga minggu.

Virus ini menyebar melalui gigitan nyamuk penggigit yang terinfeksi, khususnya dari jenis Culicoides paraensis.

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Untuk pencegahan, penting untuk menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan pengusir nyamuk dan perlindungan fisik.

Saat ini, belum ada obat khusus untuk Oropouche. Pengobatan berfokus pada mengatasi gejala, seperti istirahat, konsumsi cairan, dan obat pereda nyeri.

Untuk kasus parah, mungkin diperlukan perawatan medis lebih lanjut. CDC juga merekomendasikan untuk menghindari penggunaan aspirin atau NSAID untuk mencegah risiko pendarahan.

Penulis : Laili Rukhmina

Berita Terkait

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Berita Terbaru

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Haykal Kamil Pilih Batalkan Pekerjaan Demi Keselamatan. Instagram @
haykalkamil

Entertainment

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Haykal Kamil Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 7 Sep 2026 - 16:14 WIB

Plt Sekda Seruyan, dr. Bacrun Abbas, bersama OPD terkait saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual di Ruang Rapat Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Seruyan, Senin (7/9).

Seruyan

Indeks Perkembangan Harga di Seruyan Berstatus Naik

Senin, 7 Sep 2026 - 15:58 WIB