Siap-Siap! Aturan Baru Pensiun PNS Akan Segera Terbit

- Jurnalis

Selasa, 30 Juli 2024 - 20:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aparatur sipil negara (Freepik/syarifahbrit)

Ilustrasi aparatur sipil negara (Freepik/syarifahbrit)

 

1TULAH.COM – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyatakan bahwa aturan baru mengenai skema pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) masih dalam tahap pembahasan dan diharapkan selesai dalam waktu dekat.

Aturan ini adalah bagian dari Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Penghargaan dan Pengakuan Pegawai ASN, yang merupakan turunan dari UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN.

Pasal 22 Ayat (1) UU tersebut mengatur tentang jaminan pensiun dan jaminan hari tua bagi ASN sesuai dengan sistem jaminan sosial nasional dan badan penyelenggara jaminan sosial.

Baca Juga :  Terhalang Kabut Asap Pekat, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Bandara Supadio Pontianak

Sumber pembiayaan jaminan ini berasal dari pemerintah sebagai pemberi kerja dan iuran pegawai ASN yang bersangkutan.

Anas menjelaskan bahwa pemerintah sedang merampungkan RPP tersebut dan membahas skema pensiun secara komprehensif, termasuk tunjangan dan aspek lainnya.

Namun, Anas belum memberikan rincian mengenai perubahan skema pensiun yang akan diterapkan.

Rencana perombakan skema pensiun sudah disebutkan dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025, yang akan menjadi acuan penyusunan APBN pertama pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Saat ini, skema pembiayaan pensiun yang diterapkan pemerintah adalah skema pay-as-you-go, di mana anggaran untuk membayar pensiun PNS berasal dari APBN.

Baca Juga :  Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Sistem ini dinilai berpotensi meningkatkan risiko fiskal di masa mendatang karena tren penuaan penduduk yang terus berlanjut.

Dengan semakin banyaknya pensiunan PNS, anggaran belanja pegawai untuk pensiun diperkirakan akan membengkak, bahkan mencapai Rp 2.800 triliun dalam jangka menengah hingga panjang.

Selain itu, pemerintah menilai bahwa sistem pembayaran pensiun berbasis gaji pokok saat ini terlalu kecil bagi PNS, terutama bagi mereka yang terakhir menjabat sebagai eselon 1.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru