Bahaya Kecubung yang Mengakibatkan 2 Warga Banjarmasin Meninggal Dunia

- Jurnalis

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahaya kecubung. (foto: halodoc)

Bahaya kecubung. (foto: halodoc)

1TULAH.COM – Baru-baru ini, berita duka datang dari Banjarmasin, di mana 2 warga meninggal dunia akibat keracunan kecubung. Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang bahaya tanaman yang satu ini.

Di Banjarmasin, puluhan orang dirawat di Rumah Sakit Jiwa akibat keracunan kecubung, dengan 2 korban jiwa. Diduga, mereka mengonsumsi jus buah kecubung yang dicampur dengan obat lain. Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi masyarakat untuk mewaspadai bahaya kecubung.

Kecubung, yang juga dikenal sebagai Datura metel atau Angel’s Trumpet, memang memiliki keindahan tersendiri dengan bunganya yang besar dan berwarna mencolok. Namun, di balik keindahannya, kecubung menyimpan bahaya mematikan.

  • Bagian-bagian tanaman kecubung, seperti biji, daun, dan bunganya, mengandung alkaloid tropan yang beracun. Racun ini dapat menyebabkan berbagai efek berbahaya, termasuk:
  • Halusinasi: Pengguna kecubung mungkin mengalami halusinasi yang sangat nyata dan menakutkan.
  • Gangguan mental: Kecubung dapat menyebabkan kebingungan, disorientasi, dan paranoia.
  • Kelumpuhan: Racun kecubung dapat melumpuhkan otot-otot tubuh, termasuk otot pernapasan.

Penulis : Delia Anisya Fitri

Berita Terkait

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Senin, 6 April 2026 - 15:33 WIB

Waspada! Lonjakan Kasus Campak di Indonesia Awal 2026: 58 Wilayah Berstatus KLB

Berita Terbaru