Kualitas SDM Indonesia di Bawah Standar, Pengusaha Kesulitan Cari Tenaga Kerja Pas: Tantangan dan Solusi

- Jurnalis

Jumat, 5 Juli 2024 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) RI ternyata masih menjadi keluhan bagi sejumlah kalangan pengusaha.

Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) RI ternyata masih menjadi keluhan bagi sejumlah kalangan pengusaha.

1TULAH.COM-Dunia usaha di Indonesia masih dihadapkan pada tantangan besar terkait kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Para pengusaha mengeluhkan kesulitan menemukan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri mereka. Hal ini diungkapkan dalam diskusi Ruang Gagasan yang diselenggarakan oleh Core Indonesia bersama Suara.com bertajuk “Magang Sampai Jadi Pebisnis Muda? Emang Bisa?” di Jakarta pada Kamis (4/7/2024).

Founder sekaligus Chairman ADCORP Adhia Arryman menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi ini. “Boleh dibilang saat ini kualitas SDM RI masih di bawah standar,” ungkap Adhia.

Pernyataan Adhia tersebut mencerminkan kesenjangan antara kualifikasi SDM yang tersedia dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. Kesenjangan ini berakibat pada terhambatnya produktivitas dan daya saing bangsa di kancah internasional.

Diskusi Ruang Gagasan ini mengupas tuntas akar permasalahan dan solusi untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. Para pakar dan pelaku industri berbagi pengalaman dan ide untuk membangun SDM yang unggul dan siap menghadapi tantangan di era digital.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam diskusi tersebut antara lain:

  • Kesenjangan antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri.
  • Kurangnya pelatihan dan pengembangan soft skill bagi tenaga kerja.
  • Minimnya minat generasi muda untuk bekerja di sektor manufaktur.
  • Peran penting magang dan pelatihan kerja dalam meningkatkan kompetensi SDM.
Baca Juga :  Ketegangan Jelang Piala Dunia 2026: Drama Penyanderaan 12 Jam di California dan Pengamanan Ketat New Jersey

Pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan perlu bekerja sama secara sinergis untuk mengatasi permasalahan SDM ini. Diperlukan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, menyediakan pelatihan yang relevan, dan mendorong partisipasi generasi muda dalam sektor industri.

Dengan meningkatkan kualitas SDM, Indonesia akan mampu menjadi negara yang lebih maju dan kompetitif di kancah global

Lebih lanjut menurut Adhia, kualitas tenaga kerja di Indonesia masih rendah dan belum mampu mengikuti perkembangan kebutuhan industri. Hal ini menyebabkan produktivitas dan daya saing Indonesia tertinggal dibandingkan negara lain.

Apalagi, kata Adhia, persaingan tenaga kerja manusia semakin ketat dengan hadirnya kemajuan teknologi seperti robot dan Artificial Intelligence (AI). Dia mengatakan bahwa hampir seluruh industri mulai beralih ke teknologi ini.

“Jadi yang paling penting saat ini tenaga kerja kita itu harus berpikir dengan mematangkan keahlian yang tidak bisa digantikan dengan teknologi. Harusnya subjek kita itu kedepan ini,” katanya.

Baca Juga :  KPK Amankan Barang Bukti Hampir Rp2 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim

Meskipun demikian, data menunjukkan bahwa tingkat daya saing SDM Indonesia di dunia mengalami peningkatan. Indonesia naik empat peringkat dalam riset International Institute for Management Development (IMD) World Talent Ranking (WTR) pada tahun 2023.

IMD WTR 2023 mengevaluasi tiga faktor penentu, yaitu investasi dan pengembangan SDM, daya tarik bagi SDM asing, serta tingkat kesiapan untuk mempertahankan SDM di dalam negeri.

Berdasarkan hasil penelitian WTR, Indonesia telah melakukan sejumlah perbaikan terkait tingkat investasi dan pengembangan SDM. Penerapan kerja magang (peringkat 10 dunia) dan prioritas pelatihan di tempat kerja (peringkat 14 dunia) berkontribusi mendongkrak kualitas kompetensi SDM Indonesia.

Namun, masih banyak yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia secara keseluruhan. Diperlukan kerjasama antara pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan untuk menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di era digital. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

KPK Amankan Barang Bukti Hampir Rp2 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim
Polda Jabar Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Pesta LGBT di Karawang
Melesat ke Peringkat 118 FIFA: Timnas Indonesia Cetak Rekor Terbaik dalam 20 Tahun Terakhir!
Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026: Tetap Rp10.000 Pasca Kenaikan Tajam Pertamax!
Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara
Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi…
Skema Baru Dana Revitalisasi Sekolah Transfer Langsung, DPRD Kalteng: Jangan Paksakan Swakelola Jika Tak Mampu!
Komitmen Pelestarian Lingkungan, PT IMK Tanam Ratusan Pohon
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:12 WIB

KPK Amankan Barang Bukti Hampir Rp2 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:04 WIB

Polda Jabar Tetapkan Tiga Tersangka dalam Kasus Pesta LGBT di Karawang

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:45 WIB

Melesat ke Peringkat 118 FIFA: Timnas Indonesia Cetak Rekor Terbaik dalam 20 Tahun Terakhir!

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:37 WIB

Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026: Tetap Rp10.000 Pasca Kenaikan Tajam Pertamax!

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:53 WIB

Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:18 WIB

Gegara BI-Rate Rupiah Bernasib Baik Hari Ini, Tapi…

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:54 WIB

Skema Baru Dana Revitalisasi Sekolah Transfer Langsung, DPRD Kalteng: Jangan Paksakan Swakelola Jika Tak Mampu!

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:11 WIB

Komitmen Pelestarian Lingkungan, PT IMK Tanam Ratusan Pohon

Berita Terbaru

Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Barito Utara

Muara Teweh

Dukungan Masyarakat Menguat untuk Penegakan Peraturan Daerah

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:43 WIB